Belitong

Kapolres Kerahkan Polwan Jadi Petembak

Kapolres Beltim saat mencoba menembak dengan senjata inventaris Perbakin Beltim seharga Rp 76 juta.(Foto: Ist).

DAMAR – Pengurus Kabupaten Persatuan Menembak Target dan Berburu Seluruh Indoenesia (Perbakin) Belitung Timur (Beltim) menggelar Kejuaraan Menembak di Lapangan Tembak Gedung Olahraga Kabupaten Beltim.

Bupati Beltim Yuslih Ihza melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Sarjano secara resmi membuka Kejuaraan, Sabtu (3/10/2020).

Sebanyak 180 peserta ikut dalam kejuaraan menembak yang berlangsung selama dua hari, dari Sabtu (3/10/20) hingga Minggu (4/10/20). Kejuaraan terbagi dalam 4 nomor, yakni 10 meter hunting pompa, 10 meter hunting PCP, Multirange 18-41 dan Benchrest 25 meter.

Ketua Pengkab Perbakin Beltim Yulhaidir mengatakan, tujuan kejuaraan lebih ke usaha untuk pencarian bibit petembak yang berpotensi menjadi atlet untuk persiapan Porprov. Hampir seluruh peserta merupakan pemula atau dari masyarakat umum yang hobi menembak.

“Dalam rangka untuk menggali atlet-atlet baru. Jadi, hampir seluruh peserta notabenenya adalah masyarakat atau para pemain-pemain baru yang kita kumpulkan untuk ikut berpartisipasi,” kata Yulhaidir.

Dalam kurun dua tahun belakangan ini, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Beltim itu mengatakan, minat masyarakat untuk ikut menembak cukup tinggi. Terdapat peningkatan jumlah peserta yang sangat signifikan.

“Sayangnya untuk peserta dari perempuan sangat minim. Memang pesertanya masih didominasi oleh laki-laki,” ujar Yulhaidir.

Kapolres Beltim AKBP. Jojo Sutarjo menyatakan siap untuk mengerahkan Polwan di Polres Beltim untuk ikut menjadi atlet menembak Perbakin Beltim. Hal ini lantaran minimnya keikutsertaan perempuan dalam kejuaraan menembak.

“Di Polres Beltim kita memiliki 14 Polwan. Mudah-mudahan ada yang berminat dan mempunyai kemampuan, sehingga dapat ikut berpartisipasi mendukung Perbakin Beltim,” harap Jojo.

Jojo yang juga menjabat sebagai Pembina Pengkab Perbakin Beltim menyatakan, dengan keikut sertaan Polwan dalam kejuaraan akan menambah besar peluang prestasi, mengingat kemampuan dasar mereka sudah teruji saat pendidikan.

“Memang dulunya standar senjata latihan mereka menggunakan revolver, makanya nanti akn kita cari dulu mana (polwan) yang cocok atau mampu menggunakan senapan angin,” pungkas Jojo. (yan/kmf/3)

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

ads






To Top