Kapolda Geram dengan Panitia MXGP

  • Whatsapp

Tidak Dilibatkan dalam Pengamanan
Brigjen Anton: Apapun Akan Saya Lakukan!

PANGKALPINANG – Panitia balap MXGP bukan hanya dikritik karena persiapan lapangan yang belum rampung 100 persen.
Karena disisi lain pihak penyelenggara terkesan memandang sebelah mata pengamanan kegiatan balapan berkelas internasional yang segera berlangsung tersebut.
Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung (Kapolda Babel), Brigjen Pol Anton Wahono Sudarminto mengakui bahwa dirinya merasa kecewa lantaran panitia MXGP tidak melibatkan aparat Polda dan TNI dalam melakukan pengamanan ajang berkelas internasional itu.
“Saya kecewa dengan panitia yang sampai dengan hari ini tidak ada pemberitahuan dan permintaan pengamanan. Karena ini untuk kepentingan bangsa dan negara, maka apapun akan saya lakukan,” sesal Kapolda ditemui Rakyat Pos disela-sela gelar perkara dugaan pupuk palsu dengan menghadirkan tersangka dan barang bukti, Selasa (28/2/2017).
Meskipun demikian, jenderal bintang satu di tubuh Polda Babel itu tetap menyembunyikan kekecewaannya dan tetap memberikan pengamanan terbaik dalam ajang balapan bergengsi itu.
“Saya mengambil inisiatif untuk bergerak cepat dan koordinasi dengan TNI untuk melakukan rapat tentang persiapan. Sampai hari ini, detik ini belum ada permintaan pengamanan padahal saya sudah menghubungi panitia,” ungkapnya.
Pengamanan Polda Babel dalam ajang MXGP lantaran menyangkut negara dan kebaikan bangsa yang akan dihadiri oleh 27 negara dan orang asing diatas 500 orang.
“Jadi, untuk pengamanan grandprix ini wajib kita amankan. Ada grandprix1,2, dan 3. Ini yang pertama. Nanti tahun 2018 dan 2019 ada lagi karena ini berkelanjutan,” jelasnya.
Sambung Brigjen Pol Anton Wahono, jumlah personel Polda Babel yang dilibatkan dalam pengamanan MXGP seluruhnya ribuan personel.
“Keterlibatan 1000 personel dalam pengamanan ini masih sangat minim. Bisa saja 200an atau 3000an dan pola pengamanan akan kita bagi menjadi 3 ring,” ujarnya.
Untuk itu, dia berinisiatif bersama dengan TNI guna mengadakan rapat pembahasan pengamanan lomba balap sepeda motor itu.
“Ada, nanti pengamanan VVIP yang menentukan dari panitia. Namun kegiatan ini 80 % apabila kita tidak bisa menjamin keamanan, pertanyaan saya apakah panitia akan memberikan jaminan,” tanyanya.
Kapolda menambahkan, pihaknya telah melakukan sterilisasi tempat-tempat yang nantinya akan dipenuhi oleh para pembalap maupun penonton guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
“Semua akan kita sterilkan dan pengamanan untuk semua ring. Untuk sementara belum ada,” timpalnya terkait tambahan personel dari Polda lain. (bis/6)

Related posts