by

Kapolda Diminta Kawal Kasus Oknum DPRD

Pukul Aktivis LSM di Tempat Hiburan Malam
Sony: Saya Sangat Mengapresiasi Kepolisian

MANGGAR – Aktivis Pemerhati Hak Azasi Manusia (HAM) Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Sony Nelson mengapresiasi kinerja Polres Beltim atas upaya penegakan hukum terhadap pelaku dugaan penganiayaan terhadap aktivis LSM Warna Indonesia (WI) Samsu Rizal beberapa waktu lalu.
Meski begitu, Sony berharap agar Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung (Kapolda Babel) membantu mengawal dan mengawasi jalannya proses hukum terhadap kasus tersebut oleh penyidik Polres.
Sebelumnya, telah terjadi pemukulan terhadap aktivis LSM WI oleh S yang menjabat anggota DPRD Beltim di tempat hiburan malam PI di Manggar Kabupaten Beltim. Akibat dipukul oleh wakil rakyat dari Fraksi PDI Perjuangan itu, Syamsu mengalami luka memar pada bagian bibir atas. Lalu, pada Kamis (7/6/2018), Syamsu didampingi oleh Sony Nelson melaporkan penganiayaan tersebut ke Mapolres Beltim.
“Pada tanggal tujuh kemarin aku yang mendampingi Samsu ke Polres untuk mengusut kasus dugaan penganiayaan oleh oknum DPRD tersebut,” ujar Sony kepada wartawan.
Dilanjutkan Sony, selepas dilaporkan pihaknya, jajaran kepolisian sudah bergerak cepat menyelidiki kasus itu. Dia berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali di Beltim.
“Saya selaku Pemerhati HAM Beltim sangat mengapresiasi pihak kepolisian khususnya Polres Beltim yang berupaya melakukan penegakan hokum. Juga aku berharap Pak Kapolda Babel agar mengawal dan mengawasi kasus ini,” tandasnya.
Untuk diketahui, aktivis LSM Samsu Rizal itu dipukul oleh oknum anggota dewan S, diduga dipicu karena adanya laporan dugaan korupsi ke pihak Kejaksaan Negeri Beltim. Samsu disebut-sebut melaporkan para anggota dewan ke Kejari. Lantas saat bertemu dengan Samsu di tempat hiburan malam PI, oknum anggota DPRD tersebut bersitegang hingga akhirnya terjadilan pemukulan. Kini, kasus penganiyaan itu ditangani penyidik Satreskrim Polres Beltim. (dny/1)

Comment

BERITA TERBARU