Kadistanbunnak Imbau Petani Ajukan RDKK

  • Whatsapp

PANGKALPINANG- Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (Distanbunnak) Pemprov Bangka Belitung (Babel), Toni Batubara mengimbau, petani untuk mengajukan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) kepada dinas terkait di kabupaten/kota untuk kebutuhan pupuk yang dibutuhkan oleh petani selama satu tahun.

Petani bersama kelompok tani, kata Toni dapat mengajukan kebutuhan pupuk ke penyuluh, nanti diteruskan ke kabupaten dan direkap oleh kabupaten kemudian diajukan ke provinsi. Jika tidak ada RDKK, petani akan dikenakan harga normal.

“Lumayan selisihnya dengan harga subsidi, kalau subsidi harganya Rp 2.000/ kg, kalau normal Rp 6.000/ kg.Nanti kita surati tanya berapa jenis dan kebutuhan dari seluruh kabupaten baru kemudian kita bagikan ke kabupaten. Pupuk bersubsidi ini, akan didistribusikan oleh tiga distributor yang ada di babel untuk disalurkan ke petani,” kata Toni kepada wartawan, belum lama ini.

Toni merinci, untuk pupuk urea tahun 2016 lalu terealisasi 19.894 ton, pupuk SP-36 3.707 ton, pupuk NPK 18.791 ton, pupuk ZA 2.839 ton, dan organik 4.582 ton. Untuk tahun 2017 ini, alokasi pupuk urea 16.400 rlton, SP-36 3.752 ton, NPK 1.800 ton, pupuk ZA 2.044 ton dan pupuk organik 4.830 ton.

“Tahun ini belum ada penambahan alokasi, biasanya ditambah di dua bulan terakhir sebelum akhir tahun, seperti tahun lalu kita dapat tambahan 2.000 ton,” terangnya.

Oleh karena itu, agar kebagian pupuk tersebut, Toni mengharapkan petani mengajukan RDKK kepada penyuluh.

“Penyuluh kita imbau juga untuk aktif meminta agar kelompok tani mengajukan kebutuhan pupuk ini, karena dengan adanya RDKK akan diketahui alokasi yang dibutuhkan oleh daerah,” tandasnya. (nov/10)

Related posts