by

Kadisperindag Janji Awasi Distribusian Elpiji

Kuota 30.100 MT, Kebutuhan 40 Ribu MT

Pangkalpinang – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Disperindag Babel), Sunardi menegaskan pihaknya akan memperketat pengawasan pendistribusian gas elpiji ukuran 3 Kg (melon) di Provinsi Babel.
Ia menyebutkan, persoalan langkanya gas bersubsidi ini sudah dibicarakan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPRD Babel. Sehingga kedepan tim Disperindag akan mempertegas pengawasan.
“Kami akan membahas ini lebih lanjut, dan kita akan meningkatkan pengawasan, kami juga minta agar HET itu bisa diterapkan,” tukasnya.
Disinggung banyaknya toko-toko yang menjual gas tanpa terdaftar menjadi agen atau pangkalan, mantan Kepala DPMD ini mengatakan akan memikirkan solusi untuk penjualan gas ini. Supaya nantinya toko-toko yang saat ini menjual tanpa terdaftar bisa terdaftar atau dengan skema lainnya.
“Kita akan upayakan, dengan tim nantinya apakah masuk agen resmi atau bagaimana. Sasaran kita konsumen bisa menikmati apa yang menjadi kebijakan pemerintah, sesuai dengan barang dan harga,” tandasnya.
Untuk diketahui, tahun 2018 ini Babel mendapat tambahan kouta gas subsidi sebanyak 1.830 metrix ton, sehingga total gas sebanyak 30.100 metrix ton atau sekitar 10.033.333 tabung 3 kg. Untuk tahun 2017 lalu, terealisasi 28.270 metrix ton namun kebutuhan gas 40 ribu metrik ton per tahun. (nov/1)

Comment

BERITA TERBARU