Kadisbudpar Babel Dialog Bersama Menparekraf Sandiaga Uno

  • Whatsapp
Kadisbudpar Babel Rofiko saat iut berdialog bersama Menparekraf Ri Sandiaga Uno.(foto: munawar).

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Bangka Belitung (Disbudpar Babel)  Rofiko, mengikuti Dialog bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, melalui aplikasi zoom Meeting.

Kegiatan mengusung topik “Strategi meraih kepercayaan wisman dan wisnus untuk berkunjung ke Destinasi Pariwisata di era adaptasi kebiasaan baru” itu, diselenggarakan Sabtu (26/12/2020) sore.

Read More

Presiden dan Wakil Presiden, kata Menparekraf Sandiaga Uno telah memberikan arahan, untuk pemulihan pariwisata di tahun 2021 ada empat hal yang harus dilakukan, antara lain Pertama, akselerasi pembangunan infrastruktur di 5 Destinasi Super Prioritas.

Kedua, disebutkan Sandi,  penyiapan Calender of Evens di setiap destinasi, terutama di lima destinasi super prioritas. Ketiga, implementasi aspek kesehatan dan keselamatan pada setiap destinasi pariwisata, sehingga wisatawan merasa aman dan nyaman.

Keempat, ekonomi kreatif untuk menjadi lokomotif dalam menciptakan lapangan pekerjaan , terutama untuk sektor yang banyak menyerap dan mengerakkan ekonomi.

Sandi selaku Menparekraf yang baru dilantik, juga menyampaikan Platfrom Program Menparekraf yang terdiri dari Pertama, menerapkan strategi inovasi, diantaranya dengan pendekatan big data untuk memetakan potensi dan penguatan berbagai sektor pariwisata yang ada.

Kedua, perubahan mendasar terhadap destinasi super prioritas dalam satu tahun, mulai dari busana, tarian, kuliner dan infrastrultur. Ketiga adaptasi penerapan standar CHSE untuk setiap destinasi wisata sebagai bentuk adaptasi dimasa pademi. Kempat kolaborasi bekerjasama dengan semua pihak untuk memulihkan sektor pariwisata dan industri kreatif ,membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya.

Menindaklanjuti arahan Presiden guna memanfaatkan momentun Pademi Covid-19 untuk bangkit, Kemenparekraf memanfaatkan masa pademi ini, untuk memperbaiki supply melalui 6 langkah di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, antara lain penyediaan, Pertama, persiapan destinasi wisata.

Kedua, membangun infrastruktur konektivitas yang kompetitif dengan negara lain; Ketiga, menciptakan dan membangun daya tarik wisata. Keempat, implementasi dan monitoring CHSE di daerah. Kelima peningkatan kualitas SDM Parekraf dan keenam peningkatan kuantitas dan kualitas produk ekraf.

Related posts