Kadis Budi Utama: Siswa SLBN Berbakat dan Kaya Prestasi

  • Whatsapp
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Bangka Tengah Budi Utama dan Kepala SLBN Koba Katijah foto bersama saat kunjungan ke SLBN Koba, Kamis (20/02/2020). (Foto: Tamimi).

RAKYATPOS.COM, KOBA – Kunjungan balasan dari Kepala Kearsipan dan Perpustakaan Bangka Tengah Budi Utama  langsung pada kamis pekan kemarin ke sekolah Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Koba.

Selama di SLBN, Kepala Dinas Budi Utama didampingi Sekdis Irwandi mengunjungi ruangan belajar siswa. Dilanjutkan melihat ruangan memasak, labolatorium, perpustakaan dan kantor.

Deretan Thropy pun terpajang di dalam lemari ruang guru. Siswa yang penuh kekurangan tetapi kaya dengan prestasi di SLBN membuat Kadis Budi Utama terharu dan bangga.

“Anak-anak SLBN Koba luar biasa, meski berkekurangan secara fisik, tapi mereka punya bakat pantomim kayak Muhammad Wiro, bakat berpuisi dan menyanyi kayak Olivia beserta bakat siswa lainnya. Walaupun kurang, tapi mereka berprestasi,” ujar Budi Utama, Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Bangka Tengah usai mengunjungi SLBN Koba, Kamis (20/02/2020).

Baca Lainnya

Selama di SLBN Koba, pihaknya langsung mendengar siswa-siswi yang hobi membaca dan melihat penampilan Muhammad Wiro bermain Pantomim dan Olivia berpuisi.

“Rencananya kedepan kita akan membuat proposal untuk disampaikan ke perusahaan-perusahaan melalui dana CSR meminta bantuan buku umum dan buku khusus broile yang nantinya bisa disumbangkan kepada SLBN Koba,” ungkapnya.

Untuk perpustakaan keliling sesuai permintaan Kepala Sekolah SLBN Katijah telah dikabulkan satu bulan sekali masuk SLBN Koba.

“Dari 131 sekolah Se- Bateng, dengan mobil 3 unit setahun bisa 3 kali. Karena ada permintaan dari pihak SLBN, maka sebulan bisa sekali pusling masuk ke SLBN,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SLBN Koba Katijah mengucapkan
Alhamdulillah atas kedatangan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan beserta rombongan ke SLBN Koba, dan itu kami apresiasi dan angat baik.

“Mereka sangat tertarik dengan mobil perpustakaan dan anak kami antusias membaca. Kemudian alat broile untuk SLBN, semestinya dibawa ke sini karena sangat dibutuhkan,” tambahnya. (ran).

Related posts