Kabid Pertambangan Diperiksa Kejati

  • Whatsapp

Dugaan Perizinan Rp3,4 Miliar

PANGKALPINANG – Tim Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung (Tipidsus Kejati Babel) dalam tahun belakangan ini nyaris sepi produk. Padahal, banyak kasus korupsi yang dilaporkan oleh masyarakat ke meja kejaksaan, namun “nol” produk yang diajukan ke meja persidangan.

Parahnya lagi, pihak Pidsus diduga kuat sengaja menutup rapat-rapat dan menyembunyikan kasus korupsi agar tak terpublikasi awak media.


Namun sayangnya, sejumlah wartawan berhasil “menongkrongi” pemeriksaan yang dilakukan oleh tim pemeriksa Pidsus Kejati Babel.

Rupanya, kemarin, Senin 17 Juni 2019, secara “diam-diam” penyidik Pidsus diduga memeriksa Kabid Pertambangan Dinas Pertambangan dan Sumber Daya Energi (Distamben) Babel, Amir Syahbana.

Amir Syahbana diperiksa diduga terkait perizinan pertambangan yang dikeluarkan oleh Dinas Pertambangan dan Sumber Daya Energi (Distamben) Babel tahun 2018 dengan dana mencapai Rp 3,4 miliar.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Babel, Roy Arland maupun Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus), Eddi Ermawan belum memberikan keterangan resmi adanya pemeriksaan Kabid Pertambangan ini. (bis/6)

Related posts