by

JUT Desa Terap Dirusaki Alat Berat

-NEWS-155 views

Gegara Aktivitas Tambang Pasir Timah
Kades Ngeluh, Penambang tak Tanggungjawab

TOBOALI – Jalan Usaha Tani (JUT) di Desa Bukit Terap, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan, rusak berat akibat kerap dilalui alat berat jenis excavator atau becho untuk aktivitas tambang pasir timah di wilayah tersebut.
Kepala Desa Bukit Terap, Askandi mengatakan, jalan usaha tani yang kondisinya semakin memprihatinkan itu berada tepatnya di Dusun Terap RT 07. Jalan itu sebelumnya dibangun pada tahun 2015 sepanjang kurang lebih 1 kilometer.
“Kondisinya sudah banyak rusak karena sering dilalui kendaraan alat berat dan saya juga menerima keluhan masyarakat petani yang melalui jalan itu,” kata Askandi ketika ditemui wartawan di kediamannya, Kamis (21/3/2019).
Kades menuturkan, sebagai pemimpin desa setempat ia sudah menindaklanjuti perihal itu. Upaya yang pernah dilakukan syakni dengan cara memanggil para pelaku tambang. Namun sayangnya, belum ada niat baik para pelaku tambang untuk memperbaiki jalan itu.
“Sampai saat ini sudah dua kali saya panggil tapi tidak juga diperbaiki. Saya tidak melarang tapi saya minta tolong diperbaiki, karena jalan ini dibangun bukan untuk dirusak,” tegas Askandi.
Ia mengaku tidak mengetahui siapa pengusaha alat berat yang kerap memasuki kawasan setempat. Hanya saja ia mengatakan bahwa, kawasan setempat memang banyak aktvitas tambang pasir timah, dan alat berat yang hilir mudik melalui jalan usaha tani itu digunakan untuk pembukaan lahan tambang pasir timah.
“Yang punya siapa (alat berat) tidak tau juga, hanya memang keluar masuk disitu karena banyak tambang timah. Lokasinya dekat rawa rawa, alat berat yang beraktivitas lebih dari dua unit,” ungkapnya.
Askandi berharap tak boleh ada lagi kendaraan alat berat yang melalui jalan usaha tani itu jika tidak juga diperbaiki. Sebab, selain merugikan negara juga merugikan petani yang bergantung pada jalan tersebut untuk pergi berkebun.
“Kalau dibiarkan terus kerusakan pasti semakin parah lagi. Sekali lagi pemerintah bangun jalan ini untuk kemudahan petani, bukan malah untuk dirusak dengan kendaraan alat berat untuk aktivitas tambang,” pungkasnya. (raw/1)

Comment

BERITA TERBARU