Justiar Harap Listrik Stabil Selama UNBK

  • Whatsapp
Bupati Bangka Selatan Justiar Noer memantau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer di salah satu SMPN di Toboali, Senin (22/4/2019).(foto: dedi).

Di hari yang sama, Bupati Bangka Selatan (Basel) Justiar Noer memantau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Basel mulai Senin (22/4/19).

Sekolah yang dipantau langsung Justiar antara lain SMPN 1 Toboali dan SMPN 2 Toboali. Justiar mengatakan, proses pelaksanaan UNBK di sekolah tersebut sudah berjalan dengan lancar “Alhamdulillah ujiannya bejalan dengan lancar semoga hasilnya juga memuaskan sesuai dengan harapan kita bersama,” kata Justiar.

Ia berharap pasokan listrik dan kondisi signal juga tetap stabil selama UNBK berlangsung agar proses ujian berbasis komputer tersebut bisa berjalan dengan lancar. Selain itu, dirinya juga mengimbau kepada orang tua murid agar dapat memantau anaknya saat berada di luar jam sekolah.

“Orang tua juga dipantau anaknya, fokus ujian gar nilai UNBK dengan baik sesuai harapan,” harapnya.

Terpisah, Kepala Sekolah SMPN 2 Toboali, Sutami berharap distribusi listrik agar tetap stabil sehingga tidak mengganggu jalannya UNBK.

“Alhamdulillah, UNBK berjalan lancar, yang kita khawatirkan listrik, jadi kita harapkan listrik jangan sampai padam, karena sangat mengganggu,” ujarnya seraya menyebutkan hari pertama UNBK digelar tiga sesi dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Dilansir sebelumnya, sebanyak 2887 siswa SMP/Mts se Bangka Selatan siap mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer yang digelar mulai Senin (22/4/2019) sampai dengan Kamis (24/4/2019) mendatang.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan Ramdani mengungkapkan, pihaknya siap menjalankan UNBK.

Menurutnya, sebanyak 2.887 peserta terdiri dari 23 sekolah kurikulum mandiri dan 15 sekolah yang UNBKnya masih menumpang ke sekolah lainnya karena belum lengkap fasilitas komputernya. Dari 38 sekolah yang mengikuti UNBK ini 27 sekolah masih menggunakan kurikulum 2006 dan sisanya 11 sekolah telah menerapkan kurikulum 2013.

“Ada 2887 siswa yang akan mengikuti UNBK besok (hari ini-red), total 38 sekolah SMP/Mts, 23 kurikulum mandiri dan 15 sekolah masih UNBK menumpang ke sekolah lain, karena belum ada fasilitas komputer,” jelas Ramdani Minggu (21/4/2019). (raw/3)

Related posts