Justiar Ajak Seluruh Komponen Wujudkan Basel Mandiri

  • Whatsapp
Justiar Noer, saat membuka dan menghadiri Forum Komunikasi Publik (FKP), di Balai Daerah Jum’at (15/2/2019) pagi.(foto: dedi).

Pemkab Gelar Forum Komunikasi Publik

TOBOALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan melalui Bappeda Basel menggelar kegiatan Forum Komunikasi Publik (FKP), di Balai Daerah Jum’at (15/2/2019) pagi. FKP ini, bertujuan untuk melakukan penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2020, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan.

Bupati Basel, Justiar Noer saat membuka FKP, mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Kabupaten Bangka Selatan, yang mandiri, maju, sejahtera dan berdaya saing.

Berdasarkan data statistik pada tahun 2016 dan 2017, realisasi pertumbuhan ekonomi mengalami peningkatan masing-masing sebesar 4,30 persen dan 4,57 persen.

“Dari kegiatan ini, diharapakan muncul ide terkait pengembangan Kawasan Industri Sadai, agropolitan, minapolitan, Pariwisata, Perkotaan dan Kota Terpadu Mandiri. Sedangkan untuk percepatan pembangunan kawasan dan mendorong pertumbuhan ekonomi, menekan angka kemiskinan dan pengangguran sehingga akan dilaksanakan agenda prioritas,” ujar Justiar.

Dikatakannya, ini menunjukkan optimisme masing-masing sektor ekonomi dalam meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Untuk menguatkan struktur ekonomi daerah, diperlukan langkah-langkah strategi yang memiliki dampak yang cukup besar terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi melalui kawasan strategis.

“Beberapa bidang agenda prioritas tadi seperti bidang kesejahteraan rakyat, ekonomi, infrastruktur dan lingkungan hidup serta pemerintahan. Sesuai yang tertuang didalam agenda prioritas RPJMD Basel 2016-2021, yang telah dilaksanakan sampai tahun 2018 seperti RSUD Junjung Besaoh dan RS Pratama Payung dan masih banyak lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, Plt Kepala Bappeda Kabupaten Bangka Selatan, Yan Rizana mengatakan, Forum Komunikasi Publik (FKP), menjadi wadah penampung aspirasi masyarakat di luar Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Forum ini, merupakan wadah menampung aspirasi masyarakat di luar sistem pemerintah daerah yang diharapkan apapun yang di usulan seluruh elemen masyarakat dapat terakomodir di RKPD tahun 2020 mendatang,” ujar Yan.

Ia menambahkan, Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tidak semata mata muncul, namun adanya proses perencanaan. Usulan tersebut nantinya di masukkan ke dalam masing masing desk dan disesuaikan dengan visi dan misi kepala daerah.

“KUA PPAS kan bukan muncul semata, mata ada proses perencanaan. Dan dari partisipasi ini, diharapkan usulan masuk RKPD tahun 2020. Tentunya yang sesuai visi misi. Ini baru rencana awal bukan akhir, ada Musrendes, kecamatan hingga Musrembang Kabupaten Bangka Selatan,” pungkasnya. (raw/3).

Related posts