by

Justiar Ajak Amalkan Nilai Luhur Pancasila

Upacara Hari Lahir Pancasila di Bangka Selatan

TOBOALI – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni di halaman Kantor Bupati Basel Kompleks Perkantoran Pemkab Basel, Senin (4/6/2018).

Upacara yang dihadiri Bupati Basel, H Justiar Noer yang sekaligus bertindak sebagai inspektur upacara ini mengajak masyarakat Basel meneguhkan komitmen agar lebih mendalami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Bupati Basel yang membacakan sambutan Presiden RI mengungkapkan 1 Juni ditetapkan sebagai hari libur nasional memperingati kelahiran Pancasila berdasarkan keputusan Presiden No. 24 tahun 2016.

Penetapan hari lahir Pancasila mengacu pada sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau yang dikenal dengan BPUPKI pada 29 Mei-1 Juni 1945. Dalam prosesnya, rumusan Pancasila sejak 1 Juni 1945 yang dipidatokan Soekarno, rumusan piagam Jakarta 22 Juni 1945, hingga rumusan final 18 Agustus 1945 adalah sebuah satu kesatuan.

Dijelaskan Justiar, Pancasila merupakan hasil dari satu kesatuan proses yang dimulai dengan rumusan Pancasila tanggal 1 Juni 1945 yang dipidatokan Ir. Soekarno, Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945, dan rumusan final Pancasila tanggal 18 Agustus 1945.

“Para pendiri bangsa dari berbagai kelompok, golongan dan latar belakar duduk bersama untuk menetapkan Pancasila sebagai pemersatu segala perbedaan. Adalah tugas dan tanggung jawab kita memastikan bahwa Pancasila selalu hadir dalam setiap sudut kehidupan serta hati dan pikiran kita. Bulan suci ramadan yang penuh berkah ini harus kita manfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat etos peduli dan berbagi. Semangat gotong – royong yang merupakan budaya luhur Bangsa harus tetap kita pupuk sebagai sumber energi besar Indoensia untuk mengapai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,ā€¯ujarnya.

Amanat Presiden RI yang dibacakan Justiar juga mengajak peran aktif para ulama, ustaz, pendeta, pastor, biksu, pedanda, tokoh masyarakat, pendidik, pelaku seni dan budaya, pelaku media, jajaran birokrasi, TNI dan Polri serta seluruh komponen masyarakat untuk menjaga Pancasila.

Menutup pesan, sekali lagi ia mengimbau bersama – sama mengamalkan Pancasila dalam kehidupan keseharian,semangat bersatu, berbagi dan berprestasi akan meneguhkan langkah dalam membawa Indonesia menuju negara maju dan jaya.(adv/raw/10)

Comment

BERITA TERBARU