Jurnalis Sepintu Sedulang Bantu Biaya Pengobatan Dava

  • Whatsapp
Dava Pratama didampingi orangtuanya menunjukkan rekam medis dan hasil rontgen kepada wartawan, Selasa (11/6/2019). (foto: mg419)

 

Didiagnosa Alami Jantung Bocor
Harus Dioperasi di Jakarta

SUNGAILIAT- Jurnalis Sepintu Sedulang (JSS) memberikan bantuan berupa uang untuk membantu meringankan beban orangtua Dava Pratama (11) yang menderita penyakit jantung bocor dan harus dioperasi di RS Harapan Kita, Jakarta.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian teman-teman wartawan yang bertugas di Kabupaten Bangka yang tergabung di JSS. Semoga bisa membantu keluarga Dava untuk pengobatannya nanti,” kata Ketua JSS, Ibnu, Selasa (11/6/2019).

Sebelumnya bocah yang bercita-cita menjadi tentara tersebut selalu aktif menjalankan aktifitasnya baik dalam kegiatan sosial maupun olahraga. Bahkan, Dava saat ini tidak bisa melantunkan azan lagi di masjid depan rumahnya seperti biasa ia lakukan di kala sehat.

Penyakit anak bungsu dari dua bersaudara pasangan Samsul Hadi dan Aria Faramita tersebut baru diketahui setelah mengeluh sakit kepala dan muntah-muntah awal bulan Mei 2019 lalu.

Dava sempat dibawa ke RS Depati Bahrin dan dinyatakan sakit tipes, namun saat dilakukan rekam jantung dan rontgen ternyata mengalami bocor selaput jantung.

Ibunda Dava, Aria mengatakan pihaknya sempat membawa bocah kelas 5 SD tersebut ke RS Bhakti Timah, Pangkalpinang untuk memastikan penyakit Dava.

“Tanggal 16 (Mei-red) kemarin kami bawa ke rumah sakit timah, ternyata hasilnya sama dan disuruh bawa ke Jakarta (RS Harapan Kita) untuk operasi,” ungkapnya.

Aria mengatakan, pihak keluarga sendiri sudah mencoba berobat alternatif tetapi tetap mengutamakan obat-obatan dari rumah sakit dan menghindari aktifitas yang dapat membuat putranya lelah.

“Keluhannya sesak dan jantung bedebar cepat kalau capek dan akan menambah besar, jadi sekolah diliburkan dulu. Direncanakan tanggal 17 juni 2019, Dava akan ke Jakarta untuk berobat,”ujarnya.

Saat ini, Aria menambahkan pihak keluarga sedang menyiapkan segala sesuatunya untuk biaya berobat dan kebutuhan selama di Jakarta nanti.

“Untuk tiketnya sudah ada sumbangan dari masyarakat sekitar, masjid, sekolah dava, gereja dan keluarga lainnya,” terang Aria.

Pihak keluarga, kata dia, juga sudah meminta bantuan ke dinsos dan Baznas Bangka, namun hingga saat ini belum ada bantuan.

Saat ini Dava hanya bisa berdiam diri dirumahnya di Jalan Karang Panjang Desa Kenanga RT 03, Kecamatan Sungailiat. Aria sangat berharap anaknya bisa sembuh dan beraktivitas seperti anak-anak lainnya.(mg419/10)

Related posts