Jual Kebun Warga ke PT BML, Ketua BPD Gudang Dipolisikan

  • Whatsapp
Samsul warga Desa Gudang, Kecamatan Simpang Rimba saat mendatangi Polres Basel, Rabu (16/10/2019).(foto: Dedy Irawan)

TOBOALI – Ketua BPD Desa Gudang, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Andi Irawan dilaporkan warga desanya ke Polsek Simpang Rimba. Ketua BPD diadukan lantaran telah menjual kebun karet sebanyak 500 batang ke perusahaan sawit PT BML. Dia mengetahui kebun karetnya telah digusur PT BML pada 3 Oktober lalu. Ketika itu, pelapor yang bernama Samsul langsung menanyakan mengapa kebunnya digusur.

“Saya tidak tahu, tiba tiba kebun saya dengan 500 batang karet sekitar 1 hektare sudah digusur, kemudian saya datangi ke operator, mengapa kebun saya digusur, jawaban mereka sudah masuk peta PT BML dan saya tidak menjual itu, mereka menyuruh saya ke kantor BML,” jelas Samsul saat mendatangi Polres Basel, Rabu (16/10/2019).

Setelah bertemu dengan staf kantor PT BML akhirnya diketahui bahwa yang menjual kebun Samsul adalah Ketua BPD Desa Gudang. “Dan kita bertemu dengan Ketua BPD, dia mengira lahan itu punya Samsul Jelutung, dia bilang bertanggung jawab dan siap mengganti R0 40 juta tanam tumbuh, saya tidak mau, saya minta 1 batang Rp 500 ribu, dan mereka tidak menyanggupi,” kata Samsul.

Dia menambahkan setelah itu barulah melapor ke Polsek Simpang Rimba. “Polsek Simpang mengajak mediasi saya dengan BPD, tapi saya menolak dan saya tetap meneruskan laporan itu dan saya sekarang ke Polres Basel untuk berkonsultasi masalah tersebut,” ungkap Samsul didampingi saudaranya Anta Citra. (raw)

Related posts