Jemaah Haji Diimbau Hindari Titipan

  • Whatsapp
Bupati Beltim Yuslih menyalami para calon jemaah haji yang akan menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.(foto: istimewa).

30 Calhaj Belitim Dilepas Bupati

MANGGAR – Sebanyak 30 orang calon jemaah haji (Calhaj) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) dilepas oleh Bupati Beltim, Yuslih Ihza di Ruang Rapat Bupati Beltim, Kamis (11/7/2019).

Para calhaj asal Kabupaten Beltim rencananya akan diberangkatkan Sabtu, (13/7/19) mendatang. Keberangkatan ke Palembang akan dilaksanakan seusai Sholat Subuh, dari Mesjid Agung Darussalam, Manggar menuju ke Mesjid As-Sajadah Desa Buluh Tumbang.

Calhaj Kabupaten Beltim masuk dalam Gelombang I dan tergabung dalam satu kelompok terbang (kloter) 08/PLM. Kloter 08/PLM terdiri dari calhaj asal Kabupaten Belitung, Beltim, Bangka Selatan, Bangka Barat, dan Bangka Tengah yang totalnya mencapai 445 orang.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Beltim, Masdar Nawawi berpesan agar calhaj mematuhi aturan-aturan mulai dari keberangkatan sampai pemulangan. Terutama terkait aturan barang-barang yang akan dibawa pergi ke tanah suci dan pulang ke tanah air.

“Sebenaranya saat bimbingan manasik sudah disampaikan, agar jamaah mematuhi aturan. Jangan bawak cairan-cairan, rokok, jamu dan menghidari adanya titipan-titipan serta lain sebagainya yang akan menghambat perjalan haji,” kata Masdar.

Menurut Masdar, adanya hambatan dapat menggangu kekhusukan calhaj dalam beribadah. Untuk itu, ia berharap agar seluruh jamaah mematuhi pembimbing ibadah di tanah suci.

Selain itu Masdar juga berpesan agar calhaj Kabupaten Beltim dapat menjaga kekompakan dan kesehatan.

“Kita himbau agar mendahulukan yang rukunnya dulu, jangan diporsir tenaganya untuk yang sunnah. Manfaatkan ibadah haji ini dengan sebaik-baiknya agar saat kembali bisa menjadi haji yang mabrur,” ujar Masdar.

Acara pelepasan itu juga sekaligus ditandai dengan penyerahan bantuan untuk biaya calhaj. Masing-masing Calhaj menerima Rp 1 juta dari Pemkab Beltim, yang diserahkan oleh Bupati Beltim.

Daftar Tunggu Haji Capai 536

Berkurangnya jumlah kuota calhaj Kabupaten Beltim mendapatkan sorotan dari Bupati Beltim, Yuslih Ihza. Mengingat dari tahun ke tahun kuota calhaj asal Kabupaten Beltim terus berkurang.

Meski Indonesia mendapatkan tambahan kuota jamaah haji, dan diberikan 10 ribu tambahan untuk tiap Provinsi, namun khusus untuk jamaah haji Kabupaten Beltim jumlahnya terus berkurang. Tahun 2017 jamaah haji Kabupaten Beltim berjumlah 41 orang, tahun 2018 berkurang menjadi 35 orang. Sedangkan tahun 2019 ini hanya mendapat jatah 30 orang.

Yuslih mengatakan khusus untuk daftar tunggu calhaj dari Kabupaten Beltim sudah hampir mencapai 550-an orang. Jika diasumsikan tiap tahun hanya 30 orang yang dapat kuota, maka daftar tunggu baru akan selesai pada tahun 2040-an mendatang.

“Ini tidak bisa dibiarkan, jadi kalau kita mau naik haji terus daftar sekarang harus tunggu sampai 20 tahun, bisa-bisa ‘kelewatan’. Belum lagi yang mau daftar besok atau tahun depan,” kata Yuslih.

Dalam waktu dekat, Bupati dan Kepala Kantor Agama akan meminta baik kepada Gubernur, ataupun Kementerian Agama RI Dirjen Urusan Haji untuk menambah jatah kuota calhaj Kabupaten Beltim. Hal ini mengingat minat untuk ibadah haji di Kabupaten Beltim sangat tinggi.

“Kita lobi teruslah minta agar jatah ditambah. Masak mesti ONH Plus, yang harganya sampai 200-an juta,” ujarnya.

Calhaj Kabupaten Beltim pada musim haji tahun 1439 Hijriah/ 2019 Masehi berjumlah 30 orang. Terdiri dari 13 orang laki-laki dan 17 orang wanita. Dengan jemaah yang tertua berusia 81 tahun dan termuda 36 tahun.

Mayoritas calhaj Kabupaten Beltim berasal dari Kecamatan Manggar yakni 23 orang. Sedangkan lainnya yakni Kecamatan Gantung 5 orang, Kelapa Kampit 1 orang, dan Simpang Renggiang 1 orang.

Data dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Beltim menyatakan daftar tunggu calhaj asal Kabupaten Beltim dari bulan Januari 2011 hingga Juli 2019, sudah mencapai 535. Diperkirakan seluruh calhaj baru bisa berangkat tahun 2036 atau 18 tahun lagi. (yan/kmf/3)

Related posts