Jelang Iduladha, Dinas Pangan Babel Gelar Pangan Murah di Tuatunu

  • Whatsapp
Kegiatan pangan murah di Lapangan Bola Kelurahan Tuatunu, Kecamatan Gerunggang, Selasa (28/7/2020). (foto: istimewa) 

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG – Menjelang Iduladha 1441 Hijriah, Dinas Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar kegiatan pangan murah di Lapangan Bola Kelurahan Tuatunu, Kecamatan Gerunggang, Selasa (28/7/2020).

Dalam kegiatan ini, Dinas Pangan Provinsi Babel menggandeng KWT (Kelompok Wanita Tani) Kota Pangkalpinang, distributor seperti Hypermat dan Giant, Bulog, Menara dan TTIC yang saat ini lebih dikenal dengan nama Pasar Mitra Tani.

Bahan pangan yang dijual antara lain cabai, bawang merah, bawang putih, jahe, beras, tomat, minyak gula, gula merah, kemiri, telur, terigu dan lainnya. Kemudian aneka jajanan dan makanan ringan lebaran. Aneka mi instan, nugget, susu kotak, tisu, sabun cair, daging beku dan ayam potong.

Dalam kesempatan ini, Bulog menyebutkan telah mempersiapkan 250 kg gula untuk pasar murah dan hanya tersisa beberapa kilogram saja. Selain itu, distributor ayam potong yang telah menyiapkan 89 ekor ayam utuh dengan berat total 163 kg.

Baca Lainnya

Adanya pasar murah tersebut disambut hangat warga Tuatunu. Hal ini terlihat dari ramainya pengunjung yang berbelanja dari pagi hingga siang hari. Seperti yang dikatakan Maria. Dia mengaku senang berbelanja di pasar murah.

“Saya senang pasar ini dibuka disini. Sebab, saya tidak perlu lagi jauh-jauh ke pasar. Saya bisa belanja keperluan lebaran disini. Selain lengkap, disini juga harganya lebih murah,” tutur Maria ditemui saat sedang berbelanja sembako.

“Kalau bisa, pasar seperti ini lebih sering diadakan. Kami disini senang sekali,” tambah Ita, warga Tuatunu lainnya.

Kabid Distribusi Dinas Pangan Provinsi Babel, Gunawan mengungkapkan pemilihan wilayah Tuatunu sebagai tuan rumah gelar pangan murah bukan tanpa alasan.

Selain, karena kultur masyarakatnya yang sangat kuat dalam menyambut hari raya, pihaknya ingin membantu masyarakat dengan memberikan harga yang lebih murah dalam kegiatan pangan murah.

“Kita juga mendukung geliat industri kecil, memberi ruang dalam usaha mereka, untuk mendapatkan harga lebih murah dengan memangkas mata rantai pemasaran. Kerja sama ini adalah wujud pelayanan dan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat,” katanya. (rls)

Related posts