Jelang Idul Fitri, Stok Daging Basel Aman

  • Whatsapp

DP3 akan Gelar Operasi Daging Beku

TOBOALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel), memastikan stok Daging Sapi selama ramadhan dan menjelang lebaran Idul Fitri aman.

Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) Kabupaten Bangka Selatan, mencatat dari beberapa tempat penampungan persediaan Daging Sapi saat ini mencapai 30 ton. Jumlah ini, dipastikan mampu memenuhi permintaan pasar hingga lebaran nanti.

Kepala DPPP Kabupaten Bangka Selatan, Suhadi, meminta masyarakat tak khawatir akan persediaan Daging Sapi. Menurutnya, sejauh ini belum ada kendala.

“Jika nantinya pun persediaan Daging Sapi berkurang, kami telah bekoordinasi dengan pedagang untuk menambah stock dari pemasok, sehingga mencukupi kebutuhan pelanggan hingga lebaran nanti,” ujarnya.

Suhadi mengatakan, sampai saat ini, pemerintah belum bisa memenuhi kebutuhan daging sapi. Provinsi Jawa Timur dan Lampung, masih mendominasi pasokan Daging Sapi untuk Bumi Junjung Besaoh tersebut.

Kendati dari luar daerah, namun Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) Kabupaten Bangka Selatan, memastikan harga jual daging sapi dipasaran masih relatif stabil.

Dari pantauan DPPP Basel, harga Daging Sapi khas disejumlah pasar di kota Toboali, masih dikisaran Rp110.000 hingga Rp 120.000 perkilogram.

“Untuk kebutuhan Daging Sapi, masih didatangkan dari dari Jawa Timur dan paling banyak masuk dari Lampung. Walau begitu, dari pendataan kami harga daging di tingkat pedagang dibeberapa pasar tradisional masih stabil berkisar Rp. 110.000 perkilogram,” imbuhnya.

Pemkab Basel akan menggelar operasi pasar guna menstabilisasi harga sembako jelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah Tahun 2019. Salah satu komoditi yang akan dijual dalam operasi pasar tersebut yakni daging beku yang berasal dari Bulog.

Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan, Fitri Laila, mengatakan, dalam operasi pasar tersebut daging beku dijual Rp 80.000 perkilogram.

Selain daging beku, operasi pasar tersebut juga menjual sembilan bahan kebutuhan pokok lainya. Menurut Fitria, operasi pasar ini menjadi agenda rutin tahunan pihaknya. Tujuannya tak lain, menekan dan memenuhi harga kebutuhan pokok dipasaran.

“Biasanya operasi pasar ini, kami lakukan menjelang hari H lebaran. Harga perkilo daging beku di jual delapan puluh ribu perkilo. Selain daging beku, kami juga menjual bahan kebutuhan pokok lain, seperti gandung, terigu, minyak dan gula pasir. Tujuannya apa biar harga-harga sembako stabil,” ujar Fitria. (raw/3).

Related posts