by

Jelang Asian Games, Stop Bakar Hutan!

Pengaruhi Kualitas Udara di Palembang

Pangkalpinang – Menghadapi perhelatan akbar Asian Games 2018, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, meminta agar petani di Babel untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar hutan.
Selain mempengaruhi kondisi udara, hal ini juga akan mempengaruhi kualitas udara di Palembang, yang harus dijaga menjelang Asian Games mendatang.
“Ya jangan membakar kita kan mau menjaga kualitas udara, tetapi syukurlah sudah turun hujan,” ujarnya singkat.
Sementara itu, imbauan serupa juga diserukan Kepala Dinas Pertanian Pemprov Babel, Toni Batubara. Selain untuk mendukung Asian Games, membuka lahan dengan membakar hutan ini juga mematikan ekosistem dalam tanah.
” Babel memang bukan merupakan lokasi tempat Asian Games, tetapi Babel wajib dan harus ikut mensukseskanya, jarak kita dengan Sumatera cukup dekat, jika ada asap disini bisa saja sampah kesana, makanya kita imbau petani agar tidak membuka lahan dengan membakar,” tegasnya.
Toni mengungkapkan asap yang di hasilkan ini juga akan berdampak pada penyakit Ispa dan menyebabkan kabut asap sehingga jarak pandang terganggu.
“Bukan hanya penyakit Ispa saja, buka kebun dengan bakar hutan dan lahan juga bisa membahayakan perkebunan di sekitarnya seperti lada dan Sawit,” ujarnya.
“Membuka lahan pertanian dengan membakar hutan itu, kurang baik, dan mikro organisme dalam tanah akan ikut terbakar, kata orang tanah bakar itu bagus untuk pertanian, itu adalah setengah mitos,” kata Toni
Umumnya, petani yang membuka kebun dengan membakar hutan ini adalah petani musiman yang selalu berpindah-pindah, karena mereka enggan merawat tanaman sehingga cukup dengan membakar sekali, kemudian ditanami, dan ditinggalkan.
“biasanya mereka memanfaatkan musim kemarau dengan membakar hutan dan lahan, agar tidak perlu memupuk, memang betul, tetapi setelah itu mereka tinggal, ini pola pertanian yang jelek,” tutupnya. (nov/6)

Comment

BERITA TERBARU