Jatanras Sikat 10 Motor Curian

  • Whatsapp
Tiga tersangka pelaku curanmor dihadirkan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Babel dalam rilis kasus di Mapolda Babel, kemarin. Tampak juga 10 unit motor hasil curian yang berhasil diamankan polisi. (Foto: Bambang Irawan)

Tiga Pelaku Curanmor Dibekuk
Curi Motor di Pangkalpinang dan Sekitarnya

PANGKALPINANG – Keresahan masyarakat terkait mulai maraknya pencurian sepeda motor (curanmor) di Provinsi Bangka Belitung belakangan ini, sedikit diobati Sub Direktorat 3 Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung (Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Babel). Tim Jatanras berhasil mengungkap kasus curanmor kakap dan mengamankan sebanyak 10 motor diduga hasil pencurian.
Selain mengamankan barang bukti, polisi juga berhasil menangkap dua pelaku curanmor, dan satu orang yang dipastikan sebagai penadah hasil curian. Mereka yakni,
Apandi alias Pandi, dan Wahyudin alias Wahyu sebagai pelaku pencurian dan penadah motor curian atas nama Ahmad Sukri.
Sedangkan dua orang lagi yang menurut ketiga pelaku terlibat dalam komplotan ini, sudah diketahui identitasnya oleh polisi dan masih dalam pengejaran. Komplotan ini dalam beraksi selalu berpasangan dan kadang berganti pasangan. Dengan Kunci T di tangan, mereka membawa kabur motor warga di sejumlah tempat.
Direktur Ditreskrimum Polda Babel diwakili Kasubdit 3 Jatanras, AKBP Adi Nugraha dalam ekspos tersangka dan barang bukti (BB) di Mapolda, Kamis (2/3/2017) mengatakan, penangkapan terhadap ketiga tersangka dimulai pada Sabtu (25/2/2017).
“Dalam kasus curanmor ini sudah kita amankan tiga tersangka. Satu tersangka, kita amankan pada Sabtu lalu bernama Apandi alias Pandi dengan dua TKP (tempat kejadian perkara), yakni satu TKP di Pasir Putih dan satu TKP di Merawang,” ungkap Kasubdit.
Penangkapan terduga pelaku curanmor tersebut, sambungnya, dipimpin dirinya sendiri beserta sejumlah anggota. Sedangkan motor hasil curian dijual ke lokasi tambang timah di wilayah Bedengung, Toboali dan Pulau Lepar Pongok Kabupaten Bangka Selatan.
“Salah satu pelaku curanmor yang juga berhasil kita tangkap ini, yakni Wahyudin alias Wahyu dan seorang penadah motor curian atas nama Ahmad Sukri. Ada 10 motor berbagai merk dari hasil kejahatan mereka yang kita sita,” terangnya.
Apandi (24) beralamat di Jalan Demang Singayuda, Kelurahan Girimaya, Kecamatan Bukit Intan Kota Pangkalpinang, berhasil ditangkap pada 25 Februari 2017 silam di Jalan Koba Pangkalpinang. Selain menangkap Pandi, polisi juga membekuk pelaku curanmor lainnya, Wahyu.
“Tersangka yang kita amankan, yakni Wahyu juga sama melakukan pencurian kendaraan bermotor. Dia mencuri motor di dua TKP, satu di Pasir Putih dan satu lagi di Kampung Opas,” jelas Adi Nugraha.
Sementara itu, Wahyu mengaku, dirinya dalam melancarkan aksi curanmor bersama dengan temannya bernama Pandi. Wahyu yang memboncengi dan Pandi mengeksekusi motor curian menggunakan Kunci T.
“Dua kali kita melakukan pencurian dan dijual ke Bedengung. Dak tahu (dijual berapa). Yang jual Feri. Orang due. Bedua kek Feri. Saya dapat Rp300 ribu. Uangnya untuk belanje-belanje,” tukasnya ketika ditanya wartawan.
Kini ketiga pelaku mendekam di sel tahanan Mapolda Babel sembari menunggu pengembangan penyidikan pihak kepolisian dan pelimpahan perkara ke pihak kejaksaan. (bis/1)

Related posts