Jangan Tahan Kartu BPJS Warga yang Sakit

  • Whatsapp

Bila Sudah Selesai Langsung Berikan

KOBA – Ketua DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Agafry Rahman, menyentil pihak terkait dalam hal ini BPJS Kesehatan dan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Bateng.

Hal itu menyikapi adanya keluhan yang dialami warga Sarang Mandi Kecamatan Sungai Selan sedang berobat di rumah sakit, namun kurang memperhatikan aspek kemanusiaan lantaran Kartu BPJS milik warga kurang mampu tersebut ditahan oleh Dinsos dan PMD karena berkenaan dengan pembagian secara serentak oleh Bupati di Kecamatan Sungai Selan nantinya.

“Jadi, Kartu BPJS warga bila sudah selesai langsung diberikan, karena ini bersifat darurat. Saya meminta kepada pemerintah kabupaten dalam hal ini dinas terkait untuk memberikan kemudahan kepada pasien yang belum mengantongi Kartu BPJS karena ini bersifat darurat yang harus ditangani dengan cepat,” ujarnya kepada Rakyat Pos, Jum’at (21/06/2019).

Dikatakannya, kendati ada wacana Kartu BPJS warga kurang mampu akan dibagikan secara serentak oleh kepala daerah, namun warga yang sakit dan membutuhkan pengobatan melalui pelayanan BPJS, tetap diutamakan.

“Saya minta janganlah dibuat begini warga, diberikan kelonggaran bukan dibebani. Tolong jangan nanti terkesan atau muncul anggapan mempersulit warga untuk mendapatkan layanan BPJS,” tegasnya disela-sela mengecek kondisi pasien serta menemui pihak Dinas Sosial Bangka Tengah.

Ia berharap kepada pemerintah dan lembaga BPJS untuk melayani masyarakat sebaik-baiknya dengan cara apapun silakan, mudahkanlah urusan mereka. Dirinya tidak mempersoalkan ini dengannya. “Tolonglah buat mekanisme yang mudah untuk warga yang sifatnya emergency. Kita nyusahkan orang lain, suatu saat urusan kita pun akan disusahkan,” tuturnya.

“Saya tidak mempersoalkan apakah kartu BPJS itu akan dibagikan serentak, namun saya meminta untuk kasus yang sifatnya mendesak harus ada kebijaksanaan khusus dari pejabat berwenang,” terangnya.

Ditambahkannya, apapun alasannya persoalan kemanusiaan harus dikedepankan apalagi ini terkait dengan kesehatan warga yang merupakan hak mereka untuk mendapatkan akses kesehatan yang lebih layak dan baik.

“Saya hanya menyayangkan alasan pihak terkait (tidak disebutkan siapa), dimana kartu BPJS pasien yang sedang terbaring sakit itu tidak bisa dikeluarkan sekarang, nanti ada waktunya akan dibagikan secara serentak,” tandasnya. (ran/3).

Related posts