Jangan Malu Sebagai Petani yang Kotor

  • Whatsapp
Dandim 0414 Belitung Letkol Kav Eko Saptono K. Bersama Bupati Belitung H. Sahani Saleh, Selasa kemarin, melaksanakan panen raya padi di Desa Kacang Butor.(foto: rell).

Bupati & Dandim Panen Raya

TANJUNGPANDAN – Dandim 0414 Belitung Letkol Kav Eko Saptono K. Bersama Bupati Belitung H. Sahani Saleh, Selasa kemarin, melaksanakan panen raya padi di Desa Kacang Butor.

Panen Raya oleh Kelompok Tani Selinsing Jaya Desa Kacang Butor ini, juga dihadiri Wakil Bupati, Kabag ekonomi, Kepala Dinas Pertanian para Kepala OPD lingkungan Pemkab Belitung, Danramil 01 Tanjungpandan, Camat Badau, Kapolsek Badau, Kades dan Kadus para Pok Tani.

Panen Raya ini, diawali dengan acara pemotongan padi serentak secara manual oleh tamu undangan dilanjutkan dengan alat mesin pemotong padi oleh Bupati dan Dandim secara bergantian.

Baca Lainnya

Kades Kacang Butor Hadian mewakili kelompok tani Selising Jaya beranggotakan 30 orang petani mengatakan, lahan dibuka sejak 2008 Padi sawah ini belum pernah gagal dan hasil cukup baik.

“Adapun yang perlu diperbaiki adalah Intrastruktur jalan menuju persawahan (jalan usaha tani JUT), embung dan Irigasi, sehingga akan meningkatkan hasil produksi kelak dikemudian hari,” ungkapnya.

Bupati Belitung Hasani Saleh, dalam sambutannya menyampaiakan kebutuhan beras di Belitung mengalami peningkatan dari kebutuhan 28 hari menjadi 42 hari untuk masyarakat Belitung.

Bupati mengucapkan Terimakasih kepada Dinas Pertanian selalui PPL di lapangan yang selalu memberikan penyuluhan serta peran besar TNI di bawah Pimpinan Dandim dan jajaran melakukan pendamping dan pengawalan dalam meningkatkan ketahanan pangan di Belitung.

Lebih lanjut dikatakannya, sebagai areal pertanian dijadikan komoditi peningkatan pertanian dikombinasikan dengan parawisata sawah, sehingga sebagai percontohan pertanian yang berbasis teknologi sejajar dengan pertanian yang sudah maju dan menjadi contoh bagai desa lain di Belitung khususnya.

Sementara itu, Dandim 0414/Belitung Letkol Kav. Ekonomi Saptono K dalam kesempatan sama juga mengucapkan terimakasih kepada kelompok Tani Selising Jaya yang dengan semangat, motivasi tinggi mengelola sawah dengan baik, dan hasilnya juga cukup baik.

Di wilayah ini, katanya, memiliki potensial yang besar untuk meningkatkan program ketahanan pangan. Ini tidak dapat dilakukan dengan malas-malasan. “Jangan menyerah terhadap tantangan yang ada, tapi harus memanfaatkan potensi yang ada,” ujar Dandim.

“Pemerintah memperhatikan sekali para petani, dengan membantu berbagai alat-alat pertanian yang lebih modern. Kami mendampingi para petani agarlebih mengembangkan potensial di desa tidak hanya pertanian, tapi juga perikanan” timpalnya.

Selain itu, sambung Dandim, pihaknya ingin menciptakan Sentra Pelayanan Pertanian Padi Terpadu (SP3T)di Belitung, yang dari panen gabah langsung jadi beras, sehingga bisa langsung di pasarkan.

“SP3T ini, salah satu terohosan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani. Kita jangan malu sebagai petani yang kotor, jangan lihat sekarang, tapi lihatlah kedepan. Kami TNI membantu mendampingi petani untuk peningkatan pemberdayaan pangan,” tutup Dandim.(rell/ruhin/3).

Related posts