Jalan Payung-Sebagin Rusak Parah

  • Whatsapp

Samsir Desak Pemkab Segera Perbaiki
Dewan Provinsi Diminta Bantu Advokasi

TOBOALI – Akses jalan penghubung antara Desa Payung hingga Desa Sebagin di Kabupaten Bangka Selatan saat ini dalam kondisi sangat memprihatinkan.

Di sejumlah titik lokasi jalan poros ini, lubang besar tampak menganga sehingga mengganggu akses transportasi masyarakat.

Anggota DPRD Kabupaten Bangka Selatan, Samsir menyebutkan pihaknya setiap tahun selalu konsen mengalokasikan anggaran perbaikan jalan. Akan tapi setiap tahun pula dipotong dan ditunda dengan alasan pembangunan berbasis wilayah dan bergantian.

“Tahun ini sudah dialokasikan dan disetujui pada penetapan APBD tahun 2019 sebesar Rp10,5 miliar dan Rp3 miliar dapat dana bantuan dari provinsi khusus ruas jalan perbatasan Munggu menuju Simpang Rimba,” kata Samsir kepada wartawan, akhir pekan kemarin.

Samsir berharap agar pengerjaan jalan poros di daerah itu khususnya jalan poros di Payung hingga Sebagin, secepatnya dieksekusi. Karena jika dibiarkan semakin lama, kondisi jalan akan bertambah hancur.

“Tahun 2020, tidak ada lagi bergaining dan alasan apapun. Jalan Payung sampai Sebagin harus direhabilitasi total minimal dialokasikan Rp40 miliar karena yang sekarang hanya Rp10,5 miliar. Ini hanya bisa memperbaiki lokus yang parah saja, tidak akan cukup untuk rehabilitasi total,” kata Samsir.

JALAN RUSAK- Kondisi salah satu ruas jalan penghubung antara Desa Payung hingga Desa Sebagin, Kabupaten Bangka Selatan dalam kondisi rusak parah, Minggu (23/6/2019). Jalan tampak tergenang air dan berlubang, mengganggu akses transportasi masyarakat (Foto: istimewa)

Politisi PKS ini mengatakan, sebagai anggota Badan Anggaran dan Sekretaris Fraksi Gerindra Amanat Sejahtera di DPRD Bangka Selatan, dirinya meminta dan sudah berkoordinasi dengan Plt Kepala Dinas PUPR untuk membuat estimasi serta Rencana Anggaran Biaya (RAB) rehabilitasi total jalan poros tersebut.

“Dan selanjutnya secepatnya menindaklanjuti permohonan alih status jalan Payung sampai perbatasan Desa Munggu menjadi jalan provinsi, karena memang seharusnya menjadi jalan provinsi mengingat jalan tersebut menghubungkan dua kabupaten yaitu Bangka Tengah dan Bangka Selatan,” tukasnya.

Disisi lain, Samsir mengharapkan kepada anggota DPRD Provinsi Babel yang berasal dari Dapil Bangka Selatan untuk membantu advokasi dalam hal alih status jalan kabupaten tersebut menjadi jalan provinsi.

“Kita harapkan anggota DPRD Babel dapil Bangka Selatan dapat membantu untuk mengadvokasi status jalan tersebut dari kabupaten menjadi provinsi,” pintanya.

Terpisah, Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bangka Selatan Achmad Ansori kepada wartawan mengungkapkan, tahun ini kegiatan perbaikan jalan rusak di Desa Payung hingga Desa Sebagin akan diperbaiki.

“Rinciannya adalah Payung-Simpang Rimba dengan pagu anggaran Rp4,5 miliar, Simpang Rimba-Sebagin Rp2,5 miliar dan Simpang Rimba-Munggu dengan anggaran sebesar Rp3 miliar,” jelasnya. (raw/1)

Related posts