Iwansyah Dukung Perjuangan Guru Honorer Jadi PNS

  • Whatsapp
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang Iwansyah saat menerima perwakilan GTKHNK 35+ di ruang kerjanya, Rabu (12/2/2020). (foto: Revi Setiawan)

PANGKALPINANG– Sembilan perwakilan dari ratusan Guru Tenaga Kependidikan Honorer Non-Katagori usia 35 ke atas (GTKHNK 35+) Kota Pangkalpinang, bersama 6 kabupaten di Bangka Belitung (Babel) akan menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) se-Indonesia di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta tanggal 20 Februari 2020 mendatang.

Perjuangan GTKHNK 35+ pada perhelatan akbar di GBK yakni mendesak pemerintah untuk mengeluarakan Kepres PNS bagi tenaga honorer usia di atas 35 tahun. Bahkan gerakan ini mendapat dukungan dari pemerintah daerah kota/kabupaten, termasuk pernyataan sikap, gubernur Babel, Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil yang mensupport perjuangan para guru dalam memperjuangkan haknya.

“Alhamdulillah, khusus Kota Pangkalpinang kita mendapat dukungan dari semua stakeholder, termasuk dari Pak Wali (Molen),” kata Fisca Trianna Nengsih bersama perwakilan lainnya saat meminta wejangan dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Iwansyah, Rabu (12/2/2020).

Hal senada disampaikan perwakilannya, Akis. Menurutnya, umumnya seluruh stakeholder, termasuk kepala daerah mendukung penuh perjuangan GTKHNK 35+. Sambungnya, dari data yang masuk saat ini baru 1050 tenaga pendidikan, guru honorer yang teraplikasi. Yakni 206 orang Pangkalpinang, 416 Bangka induk, Bateng 102, Basel 48, babar 213, Betim 57 dan Belitung 8.

Baca Lainnya

” Rencananya kami akan bergabung dengan 7 kota dan kabupaten lainnya ditambah dari Provinsi Babel akan berangkat sehari sebelum digelarnya Rakornas 20 Februari mendatang. Mohon doa dan dukungan, semoga perjuangan GTKHNK 35+ disikapi pak Presiden nantinya untuk mengangkat kami jadi PNS,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Iwansyah turut mendukung penuh perjuangan guru dan tenaga pendidikan honorer nonkategori usia di atas 35 tahun, termasuk keikutsertaannya perwakilan dari Pangkalpinang menghadiri Rakornas GTKHNK 35+ di Jakarta.

Dia memahami betul kondisi dan kegelisahan para guru honorer. Dengan harapan ada kebijakan Presiden RI tentang guru honorer yang sudah berumur 35+ untuk diangkat menjadi guru PNS tanpa melalui tes.

“Saya mendukung penuh. Jangan berhenti sampai Rakornas saja, teruskan perjuangan, semoga pemerintah dalam hal ini presiden memahami keinginan kawan kawan GTKHNK 35+ untuk diangkat jadi PNS,” kata Iwansyah yang diamini para perwakilan GTKHNK 35+ kota Pangkalpinang. (rev)

Related posts