by

Istri Wali Kota Prihatin Kondisi Masyarakat

-Berita Kota-160 views
Ketua PKK Pangkalpinang Monica Haprinda bersama pengurus Dharma Wanita Persatuan saat menyambangi warga sekaligus menyerahkan bantuan sembako, Rabu (15/5/2019). (foto: Budi)

Kembali Bagi-bagi Sembako

PANGKALPINANG – Ketua PKK Kota Pangkalpinang, Monica Haprinda Maulan Aklil bersama pengurus Dharma Wanita Persatuan kembali melakukan blusukan sekaligus membagikan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di Kecamatan Pangkalbalam dan Gabek, Rabu (15/5/2019).

Rombongan dalam blusukan ini langsung membagikan paket sembako dari rumah ke rumah. Turut ikut serta pada kegiatan ini Camat Pangkalbalam, Camat Gabek, serta para lurah di daerah itu.

Dalam kesempatan itu, Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang, Monica Haprinda mengungkapkan keprihatinannya melihat kondisi masyarakat. Dia merasa iba dengan kondisi beberapa warga yang dinilai kurang mampu.

“Hari kedua ini yang kami temukan di lapangan itu kondisinya benar-benar prihatin. Seperti nenek tadi sebatang kara, tidur gabung sama kucing. Terus yang di Ketapang makan timun suri basi. Jadi memang benar-benar sasaran kami itu sudah tidak mampu lagi karena kemampuannya sudah tidak ada. Ada juga yang rumahnya bagus, tapi kontrak lima bulan belum bayar, Rp500 ribu sebulan. Jadi memang benar-benar orang yang membutuhkan,”ujarnya.

Menurutnya, kondisi yang ditemuinya di lapangan benar-benar di luar dugaan. Karena itu, untuk data penerima bantuan hari kedua dan ketiga, dia telah meminta kelurahan, LSM dan tim turun langsung ke lapangan untuk melakukan survei mengumpulkan data orang-orang yang memang benar-benar layak dibantu.

“Ada yang sejahtera, banyak yang sejahtera, tetapi ada beberapa persen orang yang tidak terlihat. Seperti rumah yang kita kunjungi beberapa hari lalu, rumahnya tidak bisa dibedah karena tanahnya bukan tanah pribadi,”bebernya.

Berdasarkan informasi yang didapat Monica dari dinas sosial, lurah, camat, RT/RW, memang ada bantuan dari pemerintah, namun rumah tersebut tidak bisa dibangun karena bukan tanah pribadi. Kalau dibangun, itu menyalahi aturan. Jadi solusinya, nanti akan ditempatkan di rusunawa.

Monica mengharapkan kedepannya, rakyat prasejahtera di Pangkalpinang berkurang dan dalam waktu dekat ada orang-orang baik yang membantu mereka, tidak hanya PKK, DWP, dinsos dan Pemkot Pangkalpinang.

“Orang-orang mampu yang hidupnya berkecukupan kalau mau bersedekah, bersedekahlah dengan orang-orang ini, banyak di pelosok-pelosok itu masih butuh bantuan,”ajaknya.

Dia menegaskan program seperti ini akan tetap dilaksanakan tahun depan dan mungkin ada tambahan program lain. “Saya pulang ke rumah juga bisa menyampaikan ke bapak (Wali Kota Pangkalpinang-red). Pak, ini, di daerah ini ada tidak tersentuh oleh pemerintah kota dan dinsos,” katanya. (bum/10)

Comment

BERITA TERBARU