IRT Sikat Harta Benda Miliaran Rupiah

  • Whatsapp

PANGKALPINANG – Hartati (38) perempuan warga Jalan Letkol Saleh Ode, Kelurahan Kacang Pedang, kembali harus berurusan dengan pihak kepolisan. Wanita ini diciduk anggota Buser Polres Pangkalpinang, pada Selasa (3/9/2019) malam di kediamannya.

Anggota Buser berhasil berhasil menangkap pelaku saat berada di tempat service tv millik suaminya yang berada di Kelurahan Kacang Pedang. Pada saat hendak ditangkap pelaku dan suaminya serta anaknya hendak bepergian.

Resedivis yang telah keluar masuk penjara sebanyak 10 kali ini, diciduk berdasarkan laporan Wahyuni Maidalena Hasugian pada 30 Agustus lalu. Wahyuni Maidalena Hasugian melaporkan telah menjadi korban pencurian dirukonya yang berada di Jalan Yos Sudarso, Pangkalbalam.

Akibat peristiwa pencurian tersebut, sejumlah barang-barang berharga milik korban berupa, tas berisi uang Rp 350.000, 2 buah BPKB motor,STNK mobil dan motor,KTP, kartu NPWP, 8 kartu ATM berbagai Bank, cek Bank BRI senilai Rp.1.750.000.000.- dan kalung emas senilai Rp 1.000.000 hilang diambil pelaku.

Kabag Ops Polres Pangkalpinang Kompol Jadiman Sihotang seizin Kapolres Pangkalpinang AKBP Iman Risdiono Septana, membenarkan penangkapan spesialis pelaku pencurian ini.

“Telah dilakukan pemeriksaan, diketahui pelaku mengunakan modus berpura-pura menjadi pembeli dalam melancarkan aksinya,” jelas Jadiman Sihotang.

Selain mengamankan pelaku, pihak kepolisian juga berhasil mendapatkan barang bukti berupa 1 buah BPKB mobil, 2 buah BPKB motor,STNK mobil dan motor,KTP, kartu NPWP, 8 kartu ATM cek Bank BCA senilai Rp 1.700.000.000, dompet dan barang bukti lainnya.

Kepada rakyatpos.com pelaku Hartati mengatakan pencurian yang dilakukannya sudah tidak terhitung lagi.

“Dimanapun saya berada pasti mencuri, dan keluarga saya sudah sangat memahami, bahkan jika saya berada dirumah orang tua saya, saya dikurung agar tidak mencuri lagi,” terang Hartati.

Dirinya juga sedang mencari pengobatan alternatif agar tidak mencuri lagi. “Ini mungkin saya di sumpah oleh korban saya, sampai mati saya terus mencuri,” tutup Hartati yang sudah mencuri diusia muda. (das/6)

Related posts