Investor Pasar Modal di Babel Tembus 3.927

  • Whatsapp

PANGKALPINANG – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Bangka Belitung (Babel) mengklaim jumlah investor di bursa terus mengalami peningkatan. BEI akan terus meningkatkan infrastruktur dan kegiatan literasi untuk meningkatkan jumlah investor di Babel.

“Pada akhir Februari 2019, jumlah masyarakat yang menjadi investor di pasar modal Indonesia telah mencapai 3.927 investor. Jika dibandingkan dengan akhir desember 2018, ada penambahan jumlah investor sebanyak 448 investor atau 13 persen dalam waktu dua bulan ini,” ujar Kepala BEI Babel, Yoseph Kaburuan saat Media Gathering di Swissbell Hotel, Kamis (21/3/2019).

Menurut dia, perkembangan jumlah investor yang cukup signifikan tersebut tidak terlepas dari pengembangan infrastruktur pasar modal yang semakin memudahkan bagi investor serta berbagai kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh BEI.

Dia menguraikan, belum lama ini ada dua anggota bursa baru yang hadir di Babel. Kedua AB tersebut yaitu PT MNC Sekuritas dan PT Maybank Kim Eng Sekuritas yang semuanya berkantor di KP BEI Babel.

“Total anggota Bursa yang ada di Bangka Belitung saat ini sudah ada empat. Harapannya dengan semakin banyaknya perwakilan anggota Bursa yang hadir akan menambah peluang bagi masyarakat untuk memilih sekuritas mana yang akan menjadi mitra investasi mereka,”bebernya.

Selain itu, Yoseph menambahkan, pembukaan rekening saham juga telah mengalami kemudahan bagi masyarakat yaitu dilakukan secara online tanpa harus melalui form manual. Kemudahan ini, menurutnya akan menarik minat investor baik dari luar negeri maupun dari dalam negeri, khususnya di daerah untuk terjun ke pasar modal. Dengan demikian, ujar dia, diharapkan dapat memicu kenaikan jumlah investor.

“BEI secara konsisten melakukan serangkaian kegiatan literasi dan inklusi pasar modal dengan menggandeng berbagai pihak, seperti perusahaan, perguruan tinggi, media dan komunitas masyarakat lainnya. Harapannya, masyarakat Bangka Belitung akan lebih cerdas dan melek terhadap investasi, sehingga tidak mudah tetjebak pada tawaran investasi bodong yang marak terjadi dan memakan korban,”jelasnya.

Disisi lain, BEI juga mengemban tugas untuk meningkatkan jumlah perusahaan yang akan Go Public yaitu dengan melakukan sosialisasi kepada perusahaan-perusahaan lokal Bangka Belitung untuk dapat melantai dan menjadi besar lewat pasar modal.

“Beberapa perusahaan lokal yang berminat dan sedang mempersiapkan diri untuk Go Publik di antaranya perusahaan advertising lokal, aplikasi iJOY dan ada juga anak perusahaan timah yang berminat untuk IP0 (Initial Public Offering-red),” katanya. (bum/10)

Related posts