by

Investasi Bangka Selatan Capai Rp1,2 Triliun

Target Investasi 2021 Sebesar Rp2 Triliun

TOBOALI – Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bangka Selatan mencatat, tahun 2018 nilai Investasi di Negeri Junjung Besaoh Bangka Selatan mencapai angka Rp 1,2 Triliun.

Kabid Penanaman Modal, Aliu Senain menyampaikan, nilai Investasi tersebut berasal dari penanaman modal perusahaan dalam Negeri dengan nilai Investasi kurang lebih sebesar 182 Miliar, dan penanaman modal dari Perusahaan Asing dengan nilai Investasi mencapai 660 Miliar.

“Ditambah non fasilitas atau yang belum terverifikasi izin pendaftaran perusahaan kurang lebih sebesar 394 Miliar, sehingga total nilai Investasi Tahun 2018 kurang lebih 1,2 Triliun,” ujar Aliu Senain.

Laju pertumbuhan nilai Investasi di Bangka Selatan mengalami tren positif sejak tiga tahun terakhir. Pada Tahun 2016, nilai Investasi sebesar 939 Miliar, Tahun 2017 naik menjadi 1,1 Triliun, dan Tahun 2018 kembali mengalami tren positif sebesar 1,2 Triliun.

Aliu mengatakan, hingga tahun 2018, terdapat 6 Perusahaan Asing yang berinvestasi di Kabupaten Bangka Selatan. Perusahaan Asing ini bergerak disektor perkebunan kelapa Sawit dan Pengolahan Kelapa Sawit. Sementara perusahaan dalam Negeri tercatat ada 253 Perusahaan.

“Total perusahaan yang sudah memiliki izin pendaftaran ada 23 perusahaan termasuk 6 perusahaan asing, yang belum 235 perusahaan. Dalam aturan terbaru 2015, perusahaan memang diharuskan mendaftar perusahaan ibaratnya asalamualaikum, dan sudah kami himbau kepada perusahan-perusahaan,” imbuhnya.

Dalam kurun tiga tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan memang tengah gencar mempromosikan daerah melalui berbagai event sekala nasional dengan harapan besar dapat menarik para pelaku investasi nasional maupun Internasional.

Aliu menuturkan Pemerintah, saat ini membuka peluang investasi sebesar besarnya diantaranya di sektor Pariwisata, Pertanian, Perikanan, dan Industri yang memang menjadi sektor potensial dimiliki Kabupaten Bangka Selatan.

“Target investasi 2021 sesuai RPJMD sebesar 2 Triliun dan kami optimisi tercapai, apalagi jika sektor industri berjalan maka optimis lebih dari 2 triliun,” kata Aliu.

Sektor Industri, Pemerintah Bangka Selatan, menyiapkan kawasan khusus Industri yakni, di kawasan Sadai, yang mana kawasan industri Sadai ini langsung terintegrasi dengan pelabuhan.

“Tentunya pemerintah akan mempermudah segala bentuk perizinan serta menjamin kenyamanan, keamanan, dan kepastian berinvestasi di Kabupaten Bangka Selatan,” tandasnya. (raw/3)

Comment

BERITA TERBARU