Ini Kronologis Kejadian Bocah Tenggelam di Pantai Matras

  • Whatsapp
foto:ilustrasi

SUNGAILIAT– Dua orang bocah terseret ombak saat sedang berenang di Pantai Matras, Kecamatan Sungailiat, Kamis sore (11/7/2019). Keduanya yaitu Farel (14) dan adik perempuannya Anya (11).

Farel berhasil dievakuasi dan diselamatkan warga, namun malang bagi Anya, bocah itu tidak dapat diselamatkan dan hingga berita ini diturunkan belum ditemukan.

Kepada wartawan Kamis malam, paman korban, Pian mengatakan sebelumnya Anya dan kakaknya (Arel-red) sedang berlibur di rumah neneknya di Pangkalpinang. Namun, kemudian diajak jalan-jalan ke Pantai Matras oleh paman dan bibinya.

Keempatnya pun berenang di pinggir pantai di dekat talud. Namun, Anya tiba-tiba terseret ombak. Arel yang melihat adiknya terseret tersebut langsung memegang tangan Anya namun ikut terseret.

Paman korban, Anggi yang melihat Arel yang sudah lemas turut membantu namun kewalahan. Warga sekitar yang melihat angsung mencoba membantu dan berhasil menyelamatkan Anggi dan Arel. Namun sayangnya Anya terlepas dari tangan Anggi dan terbawa arus.

“Mereka berempat mandi pantai bersama, awalnya Anya yang lemas kemudian dipegang abangnya (Arel-red) tapi ia juga lemas, terus om nya (Anggi-red) ikut memegang Arel tapi tidak sanggup dan lemas kemudian ada warga yang turun berenang menariknya. Namun tangan Anya terlepas dari pegangan Arel,” ungkap Pian.

Keduanya, lanjut Pian, langsung dibawa ke Rumah Sakit Medika Stania untuk dilakukan perawatan. “Keduanya alhamdulillah selamat dan sekarang sudah sadar. Kejadiannya kalau tidak salah jam tiga tadi,” tambahnya.

Baca juga: Basarnas Masih Cari Bocah Tenggelam di Pantai Matras

Pian menceritakan, sebelum berangkat ke Pantai Matras, Anya sempat memberitahu ayahnya melalui pesan WhatsApp.

“Ia (Anya-red) sempat WA ayahnya kalau mau ke pantai tapi belum ngasih tau pantai apa. Jam tujuh (malam) tadi WA nya baru masuk kalau mereka pergi ke Matras. Kalau ayahnya tau kesini, ia juga tidak akan ngizinin,” ceritanya.

Sementara itu, pantauan wartawan, Hendra terlihat duduk termenung di pinggir Pantai Matras, Sungailiat, Kamis (11/7/2019) malam. Dia masih menantikan kabar dari tim pencarian anaknya, Anya (11) yang tenggelam saat berenang di pantai itu.

Warga Sudi Mampir Sungailiat tersebut hanya bisa duduk pasrah di pinggir pantai sambil merenungi sambil menanti kabar dari petugas dan warga yang masih berusaha mencari keberadaan Anya (11).

Sesekali warga sekitar mencoba mengajak warga Sudi Mampir Sungailiat ini untuk berbicara dan berusaha memberikan dukungan moril dan menenangkannya.

Hingga pukul 21.00 WIB, tim pencarian masih melakukan pencarian di pinggir pantai dengan menggunakan lampu sorot. (mla)

Related posts