Ini Harapan Wagub Babel Soal Holding BUMN Tambang

  • Whatsapp
Abdul Fatah

JAKARTA- Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Abdul Fatah tetap menaruh harapan besar kepada PT Timah Tbk pasca holding BUMN tambang. PT Inalum resmi menjadi holding tiga BUMN tambang meliputi PT Antam Tbk (ANTM), PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Timah Tbk (TINS).

Holding BUMN tambang resmi terbentuk, usai ketiga perusahaan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) secara marathon, Rabu (29/11/2017) di Hotel Borobudur, Jakarta.

“Pemerintah melalui PT Inalum tetap harus sungguh-sungguh terutama memperhatikan daerah penghasil. Termasuk PT Timah, walau sahamnya 65 persen sudah dialihkan. Tanggungjawab sosial perusahaan ke Babel pasca holding saya harap tak ada yang berubah,” kata Fatah kepada wartawan saat berjumpa di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta, Kamis (30/11/2017).

Begitupun terkait keuntungan yang didapat nantinya pasca holding. “Saya juga berharap keuntungan yang dibagikan ke daerah penghasil akan semakin meningkat,” kata Fatah.

Sementara itu, seperti yang diberitakan sebelumnya, Direktur Utama PT Timah, Riza Pahlevi pasca holding mengatakan sikap manajemen tidak ada yang berubah. Yang berubah hanya kepemilikan saham yang dulunya dimiliki negara Republik Indonesia yang sekarang ini dimiliki negara Republik Indonesia melalui saham dwiwarna dan kepemilikan saham tidak langsung melalui Inalum yang 100 persen dimiliki negara.

“Jadi tidak ada perubahan kontrol dan kendali, negara tetap mengendalikan PT Timah dan saya tekankan lagi tidak ada perubahan kebijakan penambangan dan kebijakan perusahaan semua akan tetap sama. Masyarakat tidak perlu khawatir soal komitmen kami untuk masyarakat Babel tetap tinggi dan kantor tetap di Pangkalpinang,” katanya. (fan)

Related posts