Ini Alasan Naziarto Mengabdi di Tanah Kelahiran

  • Whatsapp
Sekda Babel Naziarto.(foto: nurul)

RAKYAT POS.COM, PANGKALPINANG — Naziarto, yang baru saja dilantik menjadi Sekretaris Daerah Pemprov Babel, adalah putra daerah, yang memilih kembali mengabdi untuk tanah kelahirannya, setelah 12 tahun menjadi ASN di kementerian.

Ingin mendapatkan berkah dari Allah SWT, ternyata menjadi alasan baginya, untuk kembali pulang kampung, dan menjalankan amanah yang telah diembannya.

Read More

“Ada filosopi, kalau berbakti di negeri sendiri barokah Tuhan lebih afdol, berbakti dimana tempat kita dilahirkan barokah akan turun pada kita, kalau di tempat lain sulit, saya ingin mencari dan mendapatkan barokah dan lebih afdol bagi saya,” kata Naziarto, usai dilantik, Senin (17/2/2020).

Pria kelahiran Kace 21 Maret 1964 ini, sudah melanglang buana dengan berbagai pengalaman serta pendidikan, sehingga wajar saja, ia akhirnya ingin membangun Babel menjadi lebih baik.

“Pertama harus kerja dengan gaya P3, profesional proporsional, dan perfeksionis, saya yakin SDM di Babel kalau seperti ini akan menjadi lebih baik, apapun yang dikerjakan sesuai tupoksi bisa bekerja dengan baik, sesuai tanggungjawab dan fungsinya, dan hasilnya harus baik,” tuturnya.

Disinggung apakah ada firasat akan dilantik menjadi Sekda Babel, alumni SMA Negeri 1 Pangkalpinang ini mengaku tak ada firasat apapun.

“Bukan saya tidak percaya, saya seperti air mengalir saja, selama ini seperti yang teman-teman ketahui, diam nggak ada pemberitaan, dan Alhamdulillah dilantik,” ujarnya.

Pelantikan Naziarto, juga dihadiri langsung oleh atasannya di Kementerian Sosial, yakni Menteri Sosial RI, Juliari P Batubara, dan Naziarto adalah Sekda pertama di Babel yang pelantikannya dihadiri Menteri.

“Kalau saya sudah biasa dilantik pak Menteri, berkali-kali, beliau atasan saya, saya bersyukur atasan saya perhatian, merasa sangat luar biasa, dihadiri juga pejabat eselon I lainnya,” sebutnya.

Bahkan, imbuhnya, rencananya pelantikan ini akan dihadiri dua Menteri, yakni Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, namun karena ada ratas akhirnya batal hadir.

Memiliki hubungan yang baik dengan pemerintah pusat, sebut Naziarto mungkin menjadi pertimbangan ia dipilih menjadi Sekda. Namun ia berjanji bukan saja menjaga dan menjalin hubungan baik dengan pemerintah pusat, ia juga akan menjalin hubungan baik dengan Pemerintah daerah di provinsi Babel, dan instansi vertikal serta stakeholder lainnya.

Berikut, data diri Sekda Babel, Naziarto:

Lahir di Kace, Kabupaten Bangka, 21 Maret 1964, lulus SDN 137 Kace pada tahun 1976, Lulus SMP 1 Pangkalpinang tahun 1981, Lulusan SMA 1 Pangkalpinang tahun 1984 S1 IAIN Raden Fatah Palembang lulusan tahun 1989, jurusan ilmu perdata pidana Islam, S1 ilmu hukum di STIH Sumpah Pemuda, lulus tahun 2008; S2 ilmu hukum di Universitas Islam Indonesia Yogyakarta tahun 2002; dan S3 ilmu Ekonomi di Universitas Jayabaya, tahun 2018.

Karier pertama menjadi CPNS tahun 1991; pernah menjadi Kabag TU Dipenda Pemprov Babel tahun 2002; Kepala Biro Hukum Setda Pemprov Babel tahun 2004; Kepala Dinas Sosial tahun 2006; Sekda Bangka Selatan tahun 2007; Sekretaris pengurus unit nasional Korpri Departemen Sosial tahun 2009; Direktur Penanganan fakir miskin pedesaan tahun 2016;
Fungsional analisis kebijakan Kemensos tahun 2019.
Naziarto juga pernah menjadi wartawan di Media Indonesia, tahun 1988 hingga 1990.(nov/3)

Related posts