Kiri Sayap
kanan Sayap Kategori
Dibawah Menu

Implementasi Inklusi Sosial, Perpustakaan SMAN 1 Jebus “Telorkan” Teh Tayu dan Lulur

RAKYATPOS.COM, JEBUS – Implementasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial yang digalakkan Pemerintah Pusat melalui Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI), untuk di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mulai membuahkan hasil.

Di Perpustakaan Depati Bahrin SMAN 1 Jebus, Kabupaten Bangka Barat, Babel contonya, tadinya hanya sekadar menyediakan buku sekaligus tempat membaca buku-buku yang disediakan, kini telah mampu menelorkan sebuah inovasi berupa produksi Minuman Teh Tayu.

Hal itu terungkap saat Tim Pustakawan DKPUS Babel melakukan pendampingan Surveilan Akreditasi Perpustakaan Depati Bahrin SMAN 1 Jebus, sekaligus Kunjungan  Perpustakaan Keliling (Pusling) DKPUS Babel ke SMAN 1 Jebus 5 November 2020 lalu.

Kepada Tim DKPUS Babel Kepala Sekolah SMAN 1 Jebus, Puji mengatakan, Perpustakaan Depati Bahrin SMAN 1 yang Ia pimpin saat ini, telah melakukan inovasi.

Dari sejumlah inovasi itu, dikatakannya, yaitu pembuatan minuman Teh Tayu dan Lulur dari Daun Teh Tayu. Kegiatan tersebut, disebutkannya, merupakan kerja sama Petani Teh Tayu, Perpustakaan Depati Bahrin SMAN 1 Jebus dan Siswa SMAN 1 Jebus.

“Inovasi itu, merupakan implementasi dari Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial. Kami harapkan dengan adanya kerja sama dengan Petani, bisa membantu menyejahterakan perekonomian masyarakat setempat, khususnya Petani Teh Tayu,” jelas Puji.

Selain mendapatkan keterangan langsung berkenaan dengan implementasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial,  Tim DKPUS Babel yang dikoordinatori Runi Alcitra selaku Pustakawan DKPUS Babel juga melakukan pendampingan kegiatan surveilan akreditasi perpustakaan sebagai bentuk pemeliharaan dan pengawasan berkala terhadap perpustakaan yang sudah pernah di akreditasi oleh Perpusnas.

“Untuk surveilan ini, tujuannya adalah memantau dan memastikan perpustakaan yang telah di akreditasi tetap melakukan kegiatan sesuai dengan persyaratan dan prosedur dalam skema akreditasi Lembaga Akreditasi Perpustakaan Nasional (LAP-N),” jelas Runi disela-sela mendampingi Tim Asesor Pusat.

Sementara itu, berkenaan dengan kehadiran Pusling DKPUS Babel ke SMAN 1 Jebus, mendapat sambutan positif dari para siswa dan guru. Siswa sangat antusias menyambut dan membaca buku-buku yang dikoleksi di Pusling DKPUS Babel.

Asyraf Suryadin Kepala DKPUS Babel mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh SMAN 1 Jebus, terutama telah mengimplementasikan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.

Ia berharap, minuman Teh Tayu dan Lulur yang diproduk Perpustakaan Depati Bahrin SMAN 1 Jebus itu, nantinya bisa dititipkan di DKPUS Babel, sehingga ketika orang berkunjung ke DKPUS akan tahu adanya minuman Teh Tayu dan Lulur yang merupakan implementasi dari Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.(vip).

Diatas Footer
Light Dark