Iklan Kampanye DPD di Media Online Tergantung Viewer

  • Whatsapp

PANGKALPINANG – KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) hanya memfasilitasi calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) untuk penayangan iklan kampanye di media. Hal itu disampaikan Divisi SDM dan Parmas KPU Babel, Fahrurrozi kepada wartawan, usai sosialisasi kampanye iklan di media, di KPU Babel, Senin (11/3/2019).

“Adapun jadwal penayangan iklan yang diperbolehkan yaitu selama 21 hari sejak 24 Maret-13 April 2019. Kita juga tahu beberapa koran lokal punya media online, namun untuk penayangan iklannya kita batasi untuk koran saja. Kalau untuk media daring murni, mungkin dibatasi spesifikasi misal viewer-nya berapa, sehingga iklannya menjadi efektif,” katanya.

Selain yang difasilitasi oleh KPU lanjutnya, peserta pemilu dapat berkampanye selama 21 hari secara mandiri, yang dibiayai oleh peserta. Adapun yang difasilitasi oleh KPU Babel yakni, untuk tingkat provinsi hanya DPD RI, sedangkan KPU RI memfasilitasi partai politik serta calon presiden dan calon wakil presiden.

“Partai politik, calon presiden dan calon wakil presiden dan DPD, bisa memasang iklan secara mandiri, dengan ketentuan yang ada. Misal, di media siber, ukurannya ada, statis tidak boleh bergerak, lalu spefisikasinya 72 dpi. Untuk televisi, minimal dengan High Definition (HD), untuk media cetak juga ada ukurannya,” imbuhnya.

Kendati bebas berkampanye, namun peserta pemilu yang akan memasang iklan di media tetap mengacu pada PKPU 23 Tahun 2018. Diantaranya, tidak boleh mempersoalkan dasar negara, dasar-dasar negara, tidak boleh menghujat, provokasi, menggiring opini yang mengarah kepada perpecahan maupun tidak diperbolehkan menyerang secara personal.

“Kami berharap, untuk DPD segera menyampaikan kepada kami desain, sebelum masa tenggang waktu 19 Maret 2019. Karena kita agar punya waktu untuk meneliti jenis iklannya. Selain itu, masih ada waktu jika ada yang perlu diperbaiki. Kepada peserta pemilu, manfaatkanlah kesempatan ini secara bijak,” tandasnya. (ron/10)

Related posts