Iduladha Wujud Keteladanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail

  • Whatsapp

TOBOALI – Bupati Bangka Selatan (Basel), Justiar Noer mengungkapkan pada Iduladha 10 Dzulhijjah kaum muslimin dipertemukan dalam rangka menta’zimkan syiar Islam serta bertakbir mengagungkan asmanya, ruku sujud dan bertaqorrub serta bersyukur atas segala karunia.

“Lalu dilanjutkan dengan menyembelih hewan kurban sebagai wujud ketaatan pada perintah Nya, meneladani Rasul Nya serta memperingati peristiwa pengorbanan Nabi Ibrahim dan Ismail Alaihi Wassalam,” kata Justiar saat memberi sambutannya saat salat Iduladha di Masjid Agung Kompleks Perkantoran Bupati Basel, Minggu (11/8/2019) pagi.

Lanjut Justiar, pada Iduladha ini seluruh kaum muslimin dari segala penjuru terhampar di Padang Arofah menunaikan ibadah haji, rukum Islam kelima.

“Inilah hari besar kemanusiaan dan keimanan yang ditandai dengan syiar penyelembelihan hewan kurban, karena itu peristiwa kurban yang setiap tahun dirayakan umat muslim di seluruh penjuru dunia mempunyai nilai nilai kemanusiaan dan peristiwa yang harus dimaknai sebagai pesan simbolik agama yang menunjukan keimanan, ketakwaan dan keikhlasan Nabi Ibrahim pada titah sang pencipta,” imbuh Justiar.

Saat ini, menurut dia, jemaah haji yang sedang menunaikan ibadah haji telah melewati salah satu wajib sebagai ritual yang cukup berat yakni wukuf di Padang Arofah.

“Mari kita doakan seluruh jemaah haji agar diberi kekuatan dan kemudahan dalam menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dan kembali ke tanah air dengan sehat serta menjadi haji yang mabrur dan mabruroh,” ujarnya.

Sementara itu, khotib Iduladha, H Zahirin mengungkapkan Iduladha dapat dilihat dari rukun rukun haji seperti tawaf mengelilingi kabah yang dapat berarti kita harus bergerak menyeimbangkan kehidupan dunia akhirat.

“Wukuf bermakna introspeksi diri, melihat kembali timbangan amal ibadah dan kesalahan yang telah dilakukan seraya berisbat memohon ampunan Nya, penyembelihan hewan kurban bukan berarti persembahan tetapi lebih kepada yang mampu membantu yang kurang mampu, dengan demikian itulah pentingnya beragama haruslah berilmu dan berhati nurani Islam Rahmatan Lilalamin,” pungkas Zahirin.

Pada salat Iduladha di Masjid Agung ini, Ustaz H Rosidi bertindak sebagai Imam. Pemkab Basel tahun ini melalui Dinas Lingkungan Hidup melakukan penyembelihan tiga ekor sapi yang akan diserahkan kepada pasukan kuning, tenaga honorer dan warga Jalan Baru Desa Kepoh. (raw/adv)

Related posts