Ibu dan Anak Hanyut Tenggelam

  • Whatsapp

Baru Jasad Fitriyani Ditemukan

KOBA – Warga Dusun Munggu dan Desa Sungai Selan, Kecamatan Sungaiselan, Kabupaten Bangka Tengah, sejak Minggu (23/4/2017) hingga Senin (24/4/2017) heboh. Dikabarkan, seorang ibu rumah tangga berikut anaknya hilang terbawa arus sungai di desa setempat.
Tim pencarian baru menemukan jenazah sang anak, Fitriyani Halawiya (4) yang ditemukan pada Minggu (23/4/2017) setelah kejadian sekitar pukul 16.15 WIB. Sedangkan ibunya Fharida (33), sampai Senin malam pukul 19.00 WIB belum juga ditemukan.
Derasnya arus menjadi salah satu faktor kendala bagi tim gabungan yang terdiri dari Polsek Sungai Selan, Satpolair Polres Bangka Tengah (Bateng), dan Basarnas dalam mencari korban.
Informasinya, korban Fitriani ditemukan mengapung di sekitaran ulu tempat kejadian pada Senin. Korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. Saat ini jenazah korban sudah berada di rumah duka di Desa Munggu. Sementara ibunya, Fharida hingga tadi malam masih dilakukan pencarian oleh Tim Gabungan.
“Sejauh ini perkembangan warga yang tenggelam sekira pukul 17.35 WIB korban atas nama Fitriani Halawiyah ditemukan mengapung di sekitaran ulu TKP dalam keadaan tidak bernyawa. Saat ini korban sudah berada di rumah duka. Sedangkan korban atas nama Fharida masih dilakukan upaya pencarian oleh Tim dari Polsek Sungaiselan, Basarnas, dan Airud,” ujar Kabag Ops Polres Bateng, Kompol Nur Samsi seizin Kapolres AKBP. Frenky Yusandhy, tadi malam.
Untuk diketahui, bahwa ibu dan anak ini tenggelam di sungai itu bermula ketika Fharida sedang mencuci timah di pinggir sungai, sedangkan anaknya Fitriani yang berusia empat tahun asyik bermain air di belakang ibunya.
Entah apa sebabnya, tiba-tiba Fitriani terseret arus air hingga ke tengah. Fharida yang melihat anaknya terseret terperanjat dan langsung berenang untuk menyelamatkan sang anak. Tapi karena tidak bisa berenang, keduanya pun sama-sama tenggelam.
Kades Sungai Selan, Rusman saat dikonfirmasi menyebutkan warga sempat melihat kedua korban, namun tidak berani menolong karena arus sungai yang deras.
“Ada beberapa warga yang mencoba berenang, tapi mereka tidak sampai berenang ke dalam sungai karena arusnya deras. Kemudian di sungai itu juga banyak buayanya,” kata Rusman.
Karena belum berhasil, pihaknya menghubungi Kepolisian dan Basarnas untuk membantu proses pencarian kedua warga Desa Munggu tersebut.
“Korban ini warga Desa Munggu, tapi lokasi kejadian masih di desa kami karena masih berdekatan,” jelasnya.
Hingga pukul 21.00 WIB malam tadi, warga dan Polsek Sungaiselan masih melakukan pencarian. Warga sekitar juga semakin ramai menyaksikan proses pencarian korban.
Sementara Kapolsek Sungaiselan, AKP Syarifudin Ginting menambahkan pihaknya masih melakukan penyisiran dengan menggunakan lampu di sepanjang sungai.
“Biasanya kalau sudah sudah 24 jam akan mengapung ke atas. Jadi, malam ini kita sorot pakai lampu saja siapa tahu nanti keliatan,” katanya seraya menyebutkan pencarian akan dilakukan hingga tengah malam dan dilanjutkan keesokan harinya jika belum ditemukan.
“Pada malam hari agak susah karena keterbatasan pengelihatan, jadi harus dibantu penerangan, tapi kami akan terus di lokasi memantau sampai ketemu,” sebut Ginting. (ran/1)

Related posts