by

Ibnu Ingatkan Perangkat RT tidak Berpolitik Praktis

Jika Ada akan Dikenakan Sanksi Tegas

KOBA – Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh mengingatkan kepada perangkat Rukun Tetangga (RT) untuk tidak melakukan politik praktis dalam pelaksanaan Pemilu Serentak Tahun 2019 nanti. Hal itu katanya, karena tugas RT adalah mensejahterakan rakyat bukan berkampanye apalagi berpolitik.

“Kita tegaskan perangkat RT untuk tidak melakukan politik praktis di wilayahnya,” tegas Bupati Ibnu saat dikonfirmasi Rakyat Pos, kemarin.

Dikatakannya, tugas perangkat RT bukan untuk berpolitik, namun membantu kegiatan pemerintah kabupaten, kecamatan, dan desa atau kelurahan ditingkat paling ujung. Tujuannya dari program yang dibantu itu adalah untuk mensejahterakan masyarakat.

“RT terus semangat untuk mensejahterakan masyarakat. Kemudian RT tidak ikut politik praktis, jangan sampai ada yang terlibat,” ungkapnya.

Ia mengatakan Ketua RT dan Ketua RW dilarang mengajak warga untuk memilih partai politik atau Calon Legislatif. Jika ada temuan, maka nantinya akan dikenakan sanksi tegas.

“Semoga di Bangka Tengah tidak ada perangkat RT berpolitik apalagi secara terselubung. Saya hanya mengingatkan karena RT adalah ujung tombak dalam upaya memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

Ia menambahkan, Bangka Tengah tidak ingin ada kejadian perangkat RT terlibat dalam politik praktis. Sementara itu, lembaga pengawasan Pemilu dalam hal ini Bawaslu selalu melakukan pengawasan dan monitor atas kegiatan perangkat RT. Bukan hanya RT saja, namun Kepala Daerah, Kepala OPD, Camat, Kades dan Lurah pun ikut dimonitor.

“Bagaimana pun dinamikanya dalam Pemilu Serentak Tahun 2019 ini harus kita jaga bersama-sama supaya situasinya aman dan kondusif,” tandasnya. (ran/3).

Comment

BERITA TERBARU