Humas PN Sebut JPU Belum Siap, Sidang Bos Pupuk Ditunda

 

Iwan Gunawan

PANGKALPINANG – Sidang perkara dugaan pupuk ilegal dengan terdakwa bos pupuk, Guantoro alias Ahap (56) dengan mengagendakan pembacaan tuntutan yang seyogyanya akan digelar di Pengadilan Negeri (PN) Pangkalpinang Selasa sore (12/12/2017) sore, terpaksa tertunda.

Pasalnya, penundaan sidang tuntutan terhadap pemilik gudang pupuk  PT Globusartha Internusa gudang tersebut lantaran Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Babel Hidajaty menyatakan belum siap dengan tuntutannya.

“Sidang tuntutan Ahap ini terpaksa ditunda karena JPU-nya belum siap dengan tuntutannya. Biasanya penundaan sidang ini selama seminggu,” ungkap Humas PN Pangkalpinang, Iwan Gunawan ditemui Rakyat Pos, Selasa sore.

Sebagaimana diketahui, Selasa sebelumnya sidang Ahap yang diduga telah mengedarkan  pupuk yang tidak sesuai komposisi tercantum di label tersebut dengan beragendakan meminta keterangan dari saksi yang meringankan ada tiga orang.

Ahap dituntut dalam kasus ini diduga telah mengedarkan sebanyam 221,3 ton pupuk asal Malaysia yang tidak memiliki izin edar, sudah kadaluarsa dan tidak memenuhi standar nasional Indonesia (SNI).

Ahap terancam dipidana dengan Pasal 61 ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (1) huruf a dan e UU RI No 8 tahun 1999 tantang Perlindungan Konsumen yang ancaman pidananya maksimal 5 tahun atau pidana denda paling banyak Rp2 miliar. Serta Pasal 60 ayat (1) huruf f dan i UU RI Nomor 12 Tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman yang ancaman pidananya maksimal 5 tahun atau denda maksimal Rp250 juta. (bis)

No Response

Leave a reply "Humas PN Sebut JPU Belum Siap, Sidang Bos Pupuk Ditunda"