Humas Garda Terdepan Institusi

  • Whatsapp

PANGKALPINANG – Diera sekarang ini, humas adalah garda terdepan dalam sebuah institusi. Selain mewujudkan citra positif dan melakukan publikasi pembangunan, humas juga berfungsi membantu penyelesaikan suatu masalah atau krisis yang terjadi. Sehingga dibutuhkan adanya SDM humas yang mumpuni, menguasai bidangnya dan mampu menjalin hubungan kemitraan dengan berbagai pihak khususnya media massa.
Demikian antara lain paparan yang disampaikan oleh Kepala Bagian (Kabag) Humas Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Irwanto saat menjadi nara sumber dalam Kegiatan Workshop Kehumasan di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Hotel Puncak Pangkalpinang, Kamis (21/2/2019).
Dikatakan Irwanto, humas harus mampu bermitra dengan media massa karena semua inovasi, prestasi, dan progres kemajuan institusi bisa diketahui oleh publik melalui media massa maupun media sosial.
“Humas harus sering membuat berita atau release untuk dipublikasikan melalui kanal informasi yang ada seperti website institusi. Namun dampak yang lebih luas terhadap publikasi itu juga bisa dicapai melalui saluran media massa yang ada,” ujar Irwanto yang juga mantan Pemimpin Redaksi Harian Rakyat Pos ini.
Dalam kegiatan workshop yang digelar dari 20 hingga 22 Februari 2019 ini para peserta juga dibekali pengetahuan tentang tugas dan wewenang praktisi humas serta pengenalan mengenai media massa berdasarkan UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Juga tentang berita, press release, advertorial, teknik wawancara sumber berita, menggelar konfresensi pers, dan menerbitkan media internal institusi seperti buletin dan majalah.
Salah seorang peserta dari Belitung, Selamet sempat mengajukan pertanyaan mengenai bagaimana mengetahui ciri-ciri seseorang itu wartawan asli atau abal-abal. Oleh Irwanto dijawab, wartawan selalu dibekali kartu pers, memiliki media massa yang jelas keberadaannya, taat kepada UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ), serta biasanya ikut tergabung dalam suatu organisasi profesi insan pers seperti PWI, AJI, IJTI dan lainnya.
Selain itu kata Irwanto, pihak Biro Humas dan Protokol Pemprov Babel siap membantu bila ada petugas humas yang membutuhkan informasi maupun publikasi berita mengenai institusi pemerintahannya yang perlu diketahui oleh publik.
“Oleh sebab itu petugas humas harus aktif dan terus belajar agar dapat menjalankan fungsinya secara optimal,” tukas Irwanto.
Sementara penanggungjawab kegiatan, Ridwan Yuniarto menyatakan, workshop kehumasan ini digelar dalam rangka peningkatan produktivitas dan mutu pelayanan publik ASN Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Salah satu yang ingin dicapai dalam kegiatan ini agar petugas humas di lingkungan lembaga kami mampu mensosialisasikan program pemerintah dan hasil pembangunan kepada masyarakat,” ujar Ridwan. (rls/1)

Related posts