Hujan Lebat, Apel Ribuan Pegawai Belitung Bubar

  • Whatsapp
Pegawai Pemkab Belitung Timur berlarian ketika hujan mengguyur saat berlangsungnya apel bersama di halaman Kantor Bupati Beltim, Senin pagi (10/6/2019). (foto: istimewa)

Tingkat Kehadiran Capai 98 Persen

MANGGAR- Ribuan pegawai Pemkab Belitung Timur (Beltim) lari berhamburan dari lapangan upacara saat berlangsungnya apel bersama ASN di Lingkungan Pemkab Beltim dan silaturahmi dalam rangka Idulfitri 1440 Hijriah di halaman Kantor Bupati Beltim, Senin (10/6/19). Pegawai berlarian mencari tempat berteduh lantaran hujan deras tiba-tiba mengguyur para peserta apel.

Bupati Beltim, Yuslih Ihza yang tengah memberikan sambutan pun terpaksa menghentikan pidatonya. Apel yang dimulai pukul 08.00 WIB, pun harus ditunda selama kurang lebih 15 menit untuk menunggu hujan reda.

Seragam milik beberapa pegawai terlihat basah kuyup akibat terkena air hujan. Sebagian kecil pegawai tidak bisa ikut melanjutkan apel dan harus pulang untuk berganti pakaian.

Dalam sambutannya, bupati menekankan apel dikhususkan untuk mendisiplinkan kehadiran ASN setelah cuti bersama libur Idulfitri. Tujuannya tak lain agar pegawai dapat mengoptimalkan pelayanan publik setelah pelaksanaan cuti bersama.

“Sesuai dengan edaran bupati tanggal 29 Mei 2019 lalu, cuti bersama kita hanya sampai 7 Juni 2019. Ditegaskan pula agar tidak ada kepala OPD yang memberikan cuti tahunan, kecuali cuti untuk alasan penting, sakit dan melahirkan,” ujar Yuslih.

Dia menegaskan jika ada pegawai yang kedapatan tidak masuk baik karena tanpa keterangan atau cuti tahunan maka wajib dikenakan sanksi. Hukuman sesuai PP Nomor 53 Tahun 2010 dan dilaporkan ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan Kepala Badan Kepegawaian Negara.

“Sanksinya minimal teguran lisan oleh atasan langsung tergantung tingkat kesalahan. Namun saya berharap jangan sampai laporan kehadiran yang diterima mengecewakan, itu artinya kedisiplinan pegawai kita merosot,” tegas Yuslih.

Seusai apel, seluruh pegawai yang hadir saling bersalaman dengan Bupati, Wakil Bupati serta para pejabat di lingkup Pemkab Beltim.

Sementara itu, di hari pertama masuk kerja usai libur Idulfitri jumlah pegawai yang hadir masuk kerja tercatat mencapai 3.134 orang atau 98 persen. Jumlah tersebut berasal dari laporan absensi saat apel bersama dan absensi wajah.

Kepala Sub Bidang, Data, Informasi dan Fasilitasi Profesi Aparatur Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Aparatur Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Beltim, Bram Adrianto menyatakan jumlah PNS yang hadir mencapai 1.459 orang.

“Untuk PNS di luar tenaga guru yang tidak hadir hanya mencapai 38 orang. 19 orang tugas belajar, cuti di luar tanggungan Negara, cuti bersalin serta 7 orang sakit. Hanya 12 orang PNS yang tanpa keterangan,” ungkap Bram.

Sedangkan untuk Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang hadir mencapai 1.675 orang dari total 1.705 PTT yang ada atau 98,2 persen. Sebanyak 13 orang PTT dinyatakan tidak masuk tanpa keterangan, sisanya 17 orang sedang cuti melahirkan dan sakit.

“Sanksinya itu yang berikan atasan langsung, bisa teguran lisan, tertulis atau hukuman disiplin sesuai dengan PP 53. Kalau PTT sama golongan II Kasi, kalau golongan III Kabid, sesuai jenjangnya,” jelas Bram.

Tingkat kehadiran pegawai tahun ini, lanjut dia, lebih baik dari tahun 2018 lalu yang hanya mencapai 96,88 persen. Jumlah pegawai yang masuk tercatat di luar dari tenaga pendidik atau guru. (yan/kmf/10)

Related posts