Hormin Ikhlas Tanahnya Dibangun Gedung Sekolah

  • Whatsapp
Bupati Bangka, Mulkan bersama pejabat Kemendikbud dan warga Kace saat meninjau lokasi tanah hibah yang akan dibangun gedung SMP, Rabu (20/3/2019). (foto: Zuesty Novianty)

MENDOBARAT – Bupati Bangka, Mulkan bersama perwakilan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meninjau lokasi lahan hibah yang dihibahkan warga Desa Kace, Kecamatan Mendobarat, Rabu (20/3/2019). Rencananya di lokasi seluas 1,5 hektar itu akan dibangun gedung sekolah menengah pertama (SMP).

Saat tinjauan tersebut, Hormin menyampaikan alasannya menghibahkan lahan untuk dijadikan sekolah, karena tidak ingin lagi melihat anak-anak di Desa Kace putus sekolah setelah tamat dari sekolah dasar.

”Saya sedih, banyak anak-anak disini kalau tamat SD mereka tidak sekolah lagi. Karena disini SMP yang ada tidak dapat menampung sepenuhnya anak-anak. Saya bersama keluarga ikhlas menghibahkan lahan ini,”jelasnya.

Menurutnya terbatasnya sekolah jenjang SMP di Desa Kace, turut membuat sebagian besar anak lulusan SD bersekolah jauh dari kediaman mereka. Hal tersebut diperparah dengan adanya aturan zonasi bagi siswa.

Aturan zonasi tersebut, juga dianggap telah membatasi anak-anak di Desa Kace dan sekitarnya untuk bersekolah di seputaran tempat tinggal dengan radius penetapan dalam peraturan mendikbud ini.

”Banyak anak-anak tidak dapat tempat di SMP yang ada di sini karena keterbatasan ruang kelas. Semoga dengan adanya sekolah ini nanti setidaknya dapat menampung anak-anak lainnya. Ini juga amanat orangtua saya,”lanjut Hormin.

Sementara itu, Bupati Bangka Mulkan mengatakan lahan hibah tersebut segera akan dibuat sertifikat ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) sebagai bukti legalitas kepemilikan lahan dan direncanakan untuk dibangun gedung sekolah tingkat SMP.

Menurut dia, pembangunan gedung SMP di lahan tersebut sangat penting karena SMP di Kecamatan Mendo Barat jumlahnya terbatas sehingga ada sebagian anak-anak tamatan sekolah dasar harus sekolah ke Pangkapinang bahkan ada yang putus sekolah.

“Saya berharap dengan dibangunnya gedung SMP di Desa Kace ini, sarana pendidikan tingkat menengah pertama dapat terpenuhi sehingga anak-anak desa tidak kesulitan melanjutkan pendidikan,” katanya.

Rencananya tahun 2020 pembangunan SMP diatas lahan hibah tersebut sudah dimulai dan dia berharap pemerintah pusat dapat membantu untuk pembangunan.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Bangka mengucapkan terima kasih kepada keluarga pak Hormin yang dengan sukarela memberikan atau menghibahkan lahannya kepada pemerintah daerah,” katanya.

Kasubid Sarana Prasarana Kemendikbud, Firdaus dalam kesempatan itu menyampaikan dibangunnya sekolah negeri tingkat SMP ini juga sebagai respon keinginan warga dan Bupati Bangka.

Dia mengatakan turut serta dalam tinjauan untuk memverifikasi lahan yang akan dijadikan SMP, baik dari segi keberadaannya serta aspek lain, seperti administrasi dan lain-lain.

”Memang nanti akan banyak penilaian. Terutama dari lahannya, apakah sudah ada sertifikat atau belum. Ada juga segi kontur tanah, kemiringan dan sebagainya. Nanti kita lakukan lebih lanjut. Mudah-mudahan berjalan lancar,” katanya.

Firdaus menambahkan dalam beberapa waktu kedepan, ia bersama rekan-rekannya akan melakukan presentasi tentang apakah Desa Kace sudah layak dibangun gedung SMP.

”Dengan melihat jumlah sekolah dan siswa SD yang akan melanjutkan sekolah ke SMP di sini. Untuk mutu pendidikan di Kabupaten Bangka saat ini menurut saya sudah baik. Tapi nanti akan kita lihat berapa jumlah anak yang akan melanjutkan ke tingkat SMP. Itu perlu waktu,” katanya.(2nd/10)

Related posts