HNSI Beltim Minta Perda Penangkapan Ikan

No comment 261 views

 

Menta

*Banyak Nelayan Pendatang di Beltim

MANGGAR – Pembina Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Belitung Timur (Beltim), Menta meminta segera diterbitkan Peraturan Daerah (Perda) terkait aturan tentang penangkapan ikan di wilayah Beltim.

Ditemui RAKYAT POS, Minggu (8/10/2017), Menta menyampaikan hal tersebut, karena menurutnya, saat ini, semakin banyak nelayan pendatang yang sudah tidak sejalan dengan kearifan lokal.

“Banyaknya nelayan pendatang yang melakukan penangkapan ikan di wilayah Belitung Timur. Yang mempunyai alat mereka masing-masing, supaya adanya Perda yang menaungi. Jadi, ada kewenangan suatu Daerah untuk menghentikan aktifitas kalau diduga menggunakan alat tangkap diluar dari pada kearifan lokal yang telah diatur oleh perda,” ujar Menta.

Menta menambahkan, diperlukan adanya pembinaan kepada nelayan dalam menggunakan alat tangkap. “Seperti alat kongsi gurami, itukan sudah tidak dibolehkan, namun sekarang banyak beroperasi. Maka sangat dibutuhkan suatu aturan yang tertuang dalam daerah. Itu adanya tentang Perda. Jangan sampai bertentangan dengan kearifan lokal,” tegasnya.

“Kami sarankan Pemerintah dan DPRD Beltim dapat membuat Perda, tentang alat tangkap nelayan, karena kalau muncul persoalan, ada penyelesaiannya. Kita perlu kejelasan alat tangkap panah ikan, kita tidak bisa mengatakan itu tidak betul, tapi mari kita adakan pembuktian. Panah itu kan alat tangkap yang didatangkan dari luar, bukan sebagai kearifan lokal, kearifan lokal kan masih banyak, seperti nelayan kater,” sambung Menta.

Bukan hanya itu, kata dia, sekarang seperti karimg kongsi, ada izin atau tidak. “Ini sebetulnya yang kami inginkan kepada pejabat yang berwenang, marilah kita ingatkan bahwa generasi nelayan mempunyai generasi yang ingin tetap hidup menjadi seorang nelayan. Jangan sampai nelayan itu merusak wilayahnya tanpa mereka tahu,” pungkas Pembina HNSI Beltim tersebut.(yan/3)

No Response

Leave a reply "HNSI Beltim Minta Perda Penangkapan Ikan"