Hidayat Arsani Resmikan Dua Pabrik Tapioka Baru

  • Whatsapp

Di Belitung Timur dan Bangka Barat
Hidayat: Saya Ingin Bantu Pengangguran

Untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Babel, Wakil Gubernur Provinsi Bangka Belitung (Wagub Babel), Hidayat Arsani dalam bulan Februari 2017 ini, sudah merekrut sedikitnya 400 tenaga kerja dengan diresmikannya dua unit pabrik tapioka di Kabupaten Belitung Timur dan Kabupaten Bangka Barat.
Pengoperasionalan dua pabrik ini dilakukan Jum’at (10/02/2017) di Jalan Raya Lintang, Dusun I, Desa Renggiang untuk di Kabupaten Belitung Timur yang bernaung dibawah bendera PT Botani Investama Global, dan Minggu (12/2/2017) untuk pabrik di Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat.
Terhitung sejak tahun 2016 hinggga 2017, sudah enam pabrik tapioka mini yang dibangun dan dioperasionalkan Wagub Babel Hidayat Arsani dengan dananya sendiri. Dan jika dihitung, bila satu pabrik menyerap 200 tenaga kerja, maka dengan enam pabrik yang sudah beroperasi kini, Hidayat telah merekrut sebanyak 1.200 tenaga kerja lokal dalam dua tahun terakhir.
Sebab, dua pabrik yang baru dioperasikan pada bulan Februari ini, menyusul empat pabrik lainnya yang lebih dulu diresmikan yakni di Kabupaten Bangka, Bangka Selatan, Bangka Barat dan Kabupaten Belitung.
Hidayat Arsani menargetkan sebanyak 40 titik pabrik tapioka mini akan dihadirkannya di sejumlah desa baik di Pulau Bangka maupun di Pulau Belitung. Dayat sapaan Hidayat Arsani berharap keberadaan pabrik tapioka tersebut dapat mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan serta petani. “Satu pabrik itu dapat menyerap minimal 200 tenaga kerja, termasuk ibu-ibu sekitar pabrik yang bekerja mengupas ubi. Dalam bulan Februari ini saya sudah mengoperasikan dua pabrik dan menyerap minimal 400 tenaga kerja. Dengan pabrik ini lapangan pekerjaan tidak hanya di pabrik saja, tetapi memberikan juga peluang kerja kepada ratusan petani lain di sekitar pabrik untuk menanam ubi, dan menjualnya ke pabrik,” ungkap Dayat kepada Rakyat Pos.
Menurut Calon Gubernur Babel yang ikut dalam Pilkada ini, pendirian pabrik-pabrik tapioka oleh dirinya diyakini memberikan jalan alternatif bagi petani untuk bercocok tanam selain padi, karet, ataupun lada yang dinilai memiliki hambatan masing-masing. Dan yang terpenting, ia berkeinginan membantu pemerintah menciptakan lapangan pekerjaan kepada warga.
“Tujuan utama saya mendirikan pabrik tapioka ini selain untuk meningkatkan kesejahteraan petani, dan yang terpenting adalah saya ingin membantu menyiapkan lapangan pekerjaan kepada saudara-saudara kita yang masih menganggur. Kalau kita ini enak, pengusaha dan pejabat semua fasilitas ada, pekerjaan ada, tapi bagaimana mereka yang belum bekerja, apalagi yang sudah berkeluarga. Saya ingin membantu banyak pengangguran di Babel ini agar memiliki pekerjaan. Kalau mereka tidak bekerja, tiap tahun pengangguran bertambah. Makanya saya gunakan cara sendiri, menciptakan lapangan pekerjaan dengan mambangun pabrik-pabrik ini. Kita kalau ngomong harus dengan bukti, bukan hanya janji-janji manis saja untuk siapkan lapangan pekerjaan,” paparnya.
Jika 40 titik pabrik terealisasi di seluruh kecamatan di Provinsi Babel, Wagub menegaskan setidaknya ia sudah membuka ribuan lapangan pekerjaan baru dan menumbuhkan ekonomi pedesaan di Bangka Belitung. Hal ini mengingat, Provinsi Bangka Belitung pun sedang kesulitan menciptakan lapangan pekerjaan dan mengalami penurunan ekonomi. (tgh/1)

Related posts