HET Elpiji 3 Kilogram di Beltim Turun

  • Whatsapp

RAKYAT POS.COM, MANGGAR – Harga eceran tertinggi (HET) gas elpiji bersubsidi tabung 3 kilogram di Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Bangka Belitung, turun Rp 6.250, dari sebelumnya harga Rp 22.500 menjadi Rp 16.250.

Penurunan HET bervariasi untuk setiap kecamatan, tergantung jarak titik serah. Untuk HET Kecamatan Manggar Rp16.250, Kelapa Kampit Rp15.900, Gantung Rp16.100, Dendang Rp 15.900, Damar Rp 16.100, Simpang Renggiang Rp 15.900 dan Simpang Pesak Rp16.100.

Khusus untuk HET di pulau-pulau yang ada di Beltim, agak sedikit berbeda. Pulau Buku Limau Kecamatan Manggar Rp 16.800, Pulau Long Kecamatan Gantung Rp 16.800, Pulau Sekunyit Kecamatan Gantung Rp 17.100 dan Pulau Batun Kecamatan Simpang Pesak Rp 17.000.

Baca Lainnya

Penurunan harga ini resmi tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Beltim nomor 188.45-285 tahun 2020 tentang Harga Eceran Tertinggi Liquefied Petroloem Gas Tabung 3 Kilogram di Kabupaten Beltim. Penurunan harga mulai berlaku surut sejak 1 April 2020.

Bupati Beltim, Yuslih Ihza mengatakan, penyesuaian harga terjadi lantaran dihapuskannya biaya pendistribusian dan tranportasi. Biaya yang semula ditanggung oleh konsumen di tanggung oleh pemerintah melalui Pertamina.

“Kita turunkan sesuai surat dari Pertamina. Kalau dulu masyarakat yang nanggung biaya transportasi dari SPBE ke agen atau pangkalan sekarang biaya itu ditanggung Pertamina,” kata Yuslih kepada Diskominfo Beltim, Selasa (7/4/2020).

Yuslih menekankan agar seluruh agen dan pangkalan dapat segera mematuhi HET yang telah ditentukan. Jika ada laporan atau pun temuan di lapangan harga jual tidak sesuai HET, maka Pemkab Beltim akan menindak tegas.

“Kalau menyalahi aturan kita tindak dan berikan sanksi. Kita ingin agar ketersedian gas bersubsidi ini juga selalu tersedia, dan alhamdulillah selama ini cukup, artinya tidak ada kelangkaan,” ujar Yuslih.

Yuslih berharap turunnya harga gas elpiji akan membantu meringankan ekonomi masyarakat, terutama masyarakat ekonomi kecil dan UMKM yang berhak menerima subsidi gas.

“Harapan saya, mudah-mudahan penurunan harga gas subsidi ini akan memberikan dampak positif khususnya untuk meringankan biaya ekonomi masyarakat di tengah pengaruh Covid-19 ini,” harap Yuslih. (yan/kmf/3)

Related posts