HEBOH! Ikan Bercacing di Bangka

  • Whatsapp

Dijual di Pasaran Sungailiat dan Koba
Terlihat Masih Segar, Tapi Daging Busuk

SUNGAILIAT – Setelah geger dengan telur palsu, kali ini warga di Pulau Bangka kembali dihebohkan dengan maraknya ikan mengandung cacing. Jenis ikan yang kerap dijumpai bercacing seperti ikan selar (ciw), ikan CMB (ciw mata besar) dan ikan kembung yang dijual di pasar.
Ikan mengandung cacing pita ini mulai dikeluhkan masyarakat Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka dan Koba, Kabupaten Bangka Tengah. Ada dugaan ikan yang mengandung cacing lantaran kondisi ikan sudah membusuk, namun masih dijual di pasaran.
Yuni (30) misalnya warga Kelurahan Sinar Jaya Sungailiat yang sempat membeli ikan jenis CMB di toko sayur dekat rumahnya. Menurut Yuni, ikan yang ia beli secara fisik masih tampak bagus dan baru sehingga ia tergiur membeli guna dihidangkan untuk suami dan anak-anaknya.
“Biasa beli ikan di warung deket rumah. Pas liat ikan CMB masih fresh saya beli 1 kilogram Rp29 ribu,” cerita Yuni kepada wartawan, Selasa (9/4/2019).
Kagetnya Yuni ketika membersihkan sisi bagian perut ikan ia menjumpai cacing-cacing dari dalam tubuh ikan yang membuatnya geli.
“Cacingnya warna putih, panjang dan agak transparan. Bergerak gerak di dalam ikannya. Saya jadi geli. Tapi sudah terlanjur dibeli saya masak saja. Saya gak makan, gak tau nanti suami mau gak makannya,” ujar dia.
Begitu pun Ria (28) warga Sungailiat ia mengaku membeli ikan jenis selar (ciw) di pasar Sungailiat dan ia pun menemukan cacing cacing putih dari dalam perut ikan dalam jumlah banyak.
“Tadi Ria pun beli ikan ciw. Pas dibersiin banyak cacingnya,” ungkapnya.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bangka, Ridwan kepada wartawan kemarin mengatakan, ikan-ikan bercacing tersebut diperkirakan dipasok dari luar Pulau Bangka. Namun ia mengakui kalau sejauh ini tidak ada penurunan daya beli masyarakat atas hasil tangkapan nelayan di wilayah Kabupaten Bangka.
“Kemungkinan ikan dari luar Bangka. Kalau penurunan daya beli tidak terjadi di sini,” tandasnya.
Selain di Kabupaten Bangka, kehebohan dan kegelian ikan dipenuhi bercacing juga menyerang Kabupaten Bangka Tengah. Warga yang membeli ikan di Pasar Koba mendapati di dalam tubuh ikan banyak cacing saat dibersihkan. Tidak hanya itu, kondisi daging bagian dalam ikan sudah tidak fresh, tapi berwarna merah marun.
“Awalnya juga saya tidak percaya kok ikan luarnya bagus, masih mengkilap warnanya, tetapi setelah dibelah dagingnya, dan perutnya banyak cacing berwarna putih. Saya setelah melihat tetangga membelah ikan, langsung yakin ini ikan sudah di-eskan sejak lama dan dijual kepada masyarakat. Warna dagingnya saja sudah marun tidak lagi merah segar, pasti sudah dieskan. Boleh dibilang ini ikan busuk,” tandas Mu, warga Koba.
Ia menghimbau kepada masyarakat terutama ibu-ibu untuk berhati-hati membeli ikan seperti ini. Mu mengajak, warga untuk membeli ikan di tempat-tempat pelelangan ikan agar tau kualitas ikan yang dijual nelayan.
“Kalau ini mungkin ikan pabrik yang sudah lama dieskan. Pihak pabrik ikan juga jangalah menjual ikan yang sudah cukup lama dieskan kepada masyarakat. Bisa sakit warga mengonsumsi ikan begini. Jujurlah jadi pedagang,” ajak Mu. (2nd/red/1)

Related posts