by

Harga Beras Premium Lebihi HET

Pedagang Jual Rp14.000/kg
Disperindag Klaim Harga Stabil

Pangkalpinang – Penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) terhadap beras premium yang dilakukan pemerintah ternyata tidak berjalan. Buktinya, harga beras premium tingkat pengecer di Kota Pangkalpinang melonjak naik, bahkan melebihi HET Rp13.100/kg. Beras kualitas premium ini dijual pedagang dengan harga Rp13.600 – Rp14.000 per kilogramnya kepada masyarakat.
Pantauan wartawan harian ini, toko pengecer di kawasan Jalan Mentok misalnya, menjual beras premium jenis RM kemasan 5 kg dengan harga Rp68.000 atau Rp13.600/kg, sedangkan beras Gareng kemasan yang sama di harga Rp70.000 atau Rp14.000/kg.
Kenaikan ini, disebut karena pasokan beras yang kurang, dan tidak semua toko memiliki ketersediaannya. Seperti di Toko Chirsko 3 Jalan Mentok, tidak memiliki beras Gareng. “Gareng kosong yuk, yang ada Raja,” ujar salah satu penjaga toko.
Demikian juga toko sembako di Kace Timur, beras Gareng dan RM juga kosong. Yang ada hanya beras premium 118 seharga Rp68.000/5 kg.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bangka Belitung (Kadisperindag Babel), Sunardi malah menyebutkan, menjelang Imlek ini harga kebutuhan pokok masih stabil dan tidak terlalu mengalami kenaikan. Pihaknya, kata dia, akan terus melakukan pengawasan terhadap pasokan dan harga kebutuhan di pasaran.
“Pantauan kita harga masih stabil, stok aman lah ya menjelang Imlek ini,” klaimnya Selasa (13/2/2018).
Ia menyebutkan, jelang Imlek ada dua kecamatan di Kabupaten Bangka Tengah yang mengajukan operasi pasar, yakni Kecamatan Lubuk Besar dan Kecamatan Pangkalan Baru. Dan sudah dilaksanakan pada 8-10 Februari 2018 lalu.
“Bazar itu kita gelar di Desa Trubus dan Desa Benteng, sudah dilaksanakan, diharapkan bisa membantu masyarakat Tionghoa yang akan merayakan Imlek,” tukasnya.
Kabid Pengembangan Perdagangan Disperindag Babel, Riza Aryani menambahkan, pantauan Disperindag, ayam potong dan telur ayam malah turun harga. Sementara kebutuhan lainnya stabil.
Ia merinci, pada 8 Februari, stok kebutuhan terakhir beras 4.177 ton, gula 1.875 ton, terigu 230 ton, minyak goreng 190 ton, kacang kedelai 108 ton, kacang tanah 32 ton, jagung 40 ton, bawang merah 36 ton, bawang putih 25 ton, dan cabe merah keriting ada sebanyak 18 ton. (nov/1)

Comment

BERITA TERBARU