by

Harga Ayam di Beltim Termahal se-Babel

-NEWS-362 views

Perkilo Dijual Rp60 Ribu
Satgas Pangan Lakukan Penyelidikan

MANGGAR – Harga Daging ayam bersih dipasar Lipat Kajang Kecamatan Manggar Kabupaten Belitung Timur (Beltim) sempat menjadi perhatian bagi masyarakat.
Pasalnya, sejak sebulan terakhir harga daging ayam dijual mentok Rp.60.000,-/Kg. Usai acara pembahasan bersama antara pedagang pasar dan stakeholder terkait yang dilaksanakan di ruang pertemuan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Perdagangan (DPMPTSPP) Beltim, jumat (18/5/2015). Abdul Thalib pedagang ayam dipasar Lipat Kajang Manggar menyebutkan bahwa banyak penyebab tingginya harga ayam tersebut.
“Sampai harge Rp 60.000,- jadi begini, kemarik itu diharge 60 ribu itu karena kita ngambil (dari peternak, red) Rp 35.000,- per kilo, karena permintaan konsumenkan banyak bulan ruwah,” ujar Thalib salah satu pedagang ayam kepada harian ini.
“itulah makanya kita mau dak mau ayam ukuran kecil pun dipotong. Semua tempat hampir sama, di Tanjung pun gitu juga sekitar Rp.55.000,- sampai Rp.60.000,-/ kg.” tukasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas DPMPTSPP Beltim, Liatim menjelaskan naiknya harga daging ayam karena DOC naik, pakan naik dan permintaan melonjak.
“Jadi untuk menelusurinya kita harus mencari perbandingan melakukan semacam penelusuran,” terang Liatim.
“Kalau mendengar penjelasan dari pedagang ayam mereka juga beli barang mahal, mereka beli ke peternak sampai harga Rp 37.500,- perkilo itu dalam keadaan kotor,” tambahnya.
Disambung Liatim, sementara peternak beli bibit juga mahal, pakan juga mahal. Terus masa panen mereka yang biasa 45 hari sekarang menjadi 50 hari, karena kualitas pakan mereka berkurang. Itu berpengaruh kepada cost.
Dalam pertemuan tersebut, Kasat Intelkam Polres Beltim AKP Robertus Wardana, S.Ik mengatakan pihak Polres Beltim dan Satga Pangan dalam menyikapi permasalahan kebutuhan harga pokok saat ini bekerja dan berpedoman berdasarkan pada aturan yang berlaku.
“Kami berpedoman pada Permendag nomor 58 tahun 2018, dengan adanya rapat ini saya berharap adanya kepastian. Supaya harga ayam bisa sama dengan daerah-daerah lainnya,” tegas Robert.
Lanjut Robert, setelah dicek dengan daerah lain untuk Beltim harga ayam masih tinggi. “Diharapkan hasil rapat ini dapat menghasil yang bermanfaat bagi masyarakat dan dapat menurunkan harga ayam di pasaran,” pungkasnya.
Senada dengan Robert, Kanit Tipdter Bripka Simon Sibuea, SH, menyebutkan penjualan harga ayam di Beltim tidak wajar dan terpaut jauh dengan HET sebesar Rp. 32.000,-/ Kg.
“Apabila nanti diketahui ada unsur kesengajaan terkait harga ayam yang melonjak maka pihak Polres Beltim akan mengadakan penyidikan,” ucapnya.
Terpisah, selaku Satgas Pangan, Kasat Res Polres Beltim AKP Ferey Hidayat, SIK mengatakan hal senada dengan Robert, bahwa kepolisian siap mengawal kestabilan harga pangan.
“Kita disini Polres Belitung Timur, kita tetap menjaga kestabilan harga bahan pokok pasaran. Dimana saat ini kita mengacu ke permendag 58 tahun 2018, dimana disitu diatur masalah harga-harga dipasaran,” jelas Ferey kepada Rakyat Pos.
Ferey menghimbau, dalam hal ini kepolisian RI Polres Belitung Timur mengimbau kepada para pedagang agar menjual bahan kebutuhan bahan sembako sesuai peraturan pemerintah.
“Tidak ada harga sembako diatas harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan pemerintah, dalam hal ini tentunya kami akan melakukan peringatan sosialisasi terkait dengan Permendag 58 tahun 2018, namun demikian apabila kami menemukan penyimpangan akan kami tindak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia,” pungkasnya. (dny/6)

Comment

BERITA TERBARU