by

H+3 Penetapan Paslon, APK Harus Bersih

Ida Kumala

PANGKALPINANG – Ketua Panwaslu Pangkalpinang Ida Kumala menegaskan, pihaknya meminta para bakal calon walikota dan bakal calon wakil walikota untuk menertibkan alat peraga sosialisasi mereka H+3 penetapan calon.

Pihaknya sejauh ini, dalam pelaksanaan penertiban alat peraga kampanye (APK) dan alat sosialisasi yang banyak tersebar di wilayah Kota Pangkalpinang sudah berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Tadi kita sudah mengundang pihak terkait, dalam penertiban alat peraga. SK tim koordinasi untuk setiap pengawasan kampanye yang berhubungan dengan pelanggaran sehingga tinggal kita hubungi saja,” ungkap Ida kepada sejumlah wartawan, di Sekretariat KPU Pangkalpinang, Rabu (7/2/2018).

Selain itu, dalam rapat tersebut, KPU Pangkalpinang juga mengeluarkan SK yang berhubungan dengan zona, ukuran, desain alat peraga dari KPU.

“Kemudian, tanggal 10, KPU juga katanya akan mengundang tim paslon untuk sosialisasi di sekretariat KPU Pangkalpinang,” imbuhnya.

Lebih jauh, kata Ida Panwas Kota Pangkalpinang tidak bisa bekerja sendiri dalam pengawasan. Harus bersama tim dan pihak terkait, mereka juga akan berkoordinasi dengan tim bakal calon.

“Jangan sampai kita melakukan penindakan. Kalau nanti mereka ditetapkan sebagai paslon, kita berkirim surat untuk menertibkan alat peraga kampanye, sampai tiga hari setelah ditetapkan,” jelasnya.

Panwas meminta tim paslon untuk bisa menurunkan alat peraga sebelum panwas menurunkan paksa. “Kita punya jajaran panwascam dan PPL, daerah tidak terjangkau oleh tim penertiban, mereka yang akan melaksanakannya. Mereka yang punya wilayah dan lebih paham,” imbuhnya.

“Tidak ada sanksi karena dalam proses tadi. Kita melakukan pencegahan itu. Mereka belum punya alat peraga kampanye, kecuali mereka memasang kembali, maka akan kita proses. Sejauh ini kita proses yang sudah terpasang. Kalau ada lagi muncul kita klarifikasi,” tutupnya. (ron)

Comment

BERITA TERBARU