Guru SMPN 2 Lepar Pongok Terima Penghargaan dari Mendikbud RI

  • Whatsapp
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim menyerahkan penghargaan kepada guru berprestasi pada puncak peringatan HUT ke-74 PGRI dan Hari Guru Nasional di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Sabtu (30/11/2019). (foto: Dedy Irawan)

TOBOALI – Dunia pendidikan Kabupaten Bangka Selatan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, guru SMPN 2 Lepar Pongok, Agustian Deny Ardiansyah berhasil meraih juara dua lomba guru menulis tingkat nasional tahun 2019 yang digelar oleh PB PGRI.

Apresiasi tersebut diberikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim pada puncak peringatan HUT ke-74 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2019 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (30/11/2019).

Agustian, guru yang hobi menggeluti dunia tulis-menulis tersebut mengaku senang dapat menerima penghargaan tingkat nasional karena bisa unggul dari ribuan guru lainnya sehingga bisa menjadi juara dua kategori guru menulis opini tingkat nasional.

Ketika dihubungi wartawan, ia menyampaikan bahwa apresiasi tingkat nasional tersebut dipersembahkan untuk Bangka Selatan. Agustian menyebutkan lewat gerak literasi ia ingin memperkenalkan Bangka Selatan.

“Bangka Selatan adalah sebuah kabupaten yang sedang bergeliat dengan pariwisata, oleh karena itu, sebagai insan pendidik saya ingin kenalkan Bangka Selatan melalui gerak literasi,” kata Agustian, Minggu (1/12/2019).

Dia berharap langkah mengenalkan Bangka Selatan lewat literasi ini terus bisa berlanjut dan berdampak pada kemajuan daerah, utamanya di dunia pendidikan.

“Kami ingin pelajar yang tinggal di Kabupaten Bangka Selatan, utamanya Pulau Lepar Pongok menjadi bangga dengan daerahnya dan teraplikasi dalam berbagai rupa karya,” tuturnya.

Ke depan, Agustian menyebutkan ingin terus belajar tentang kepenulisan untuk mengenalkan Bangka Selatan melalui gerak tulis.

“Saya juga berdoa, Allah SWT menilai langkah ini sebagai ibadah yang memunculkan kebaikan khusunya untuk diri sendiri dan masyarat secara luas,” pungkas Agus. (raw)

Related posts