Gudang Berisi Barang Bekas di Belitung Terbakar

  • Whatsapp
Gudang berisi barang bekas di Tanjungpandan, Kabupaten Belitung yang terbakar kemarin siang. Belum diketahui penyebab kebakaran. Tampak api membumbung tinggi melahap bangunan gudang. (Foto: Dodi Iskandar)

TANJUNGPANDAN – Sebuah gudang di Jalan Abadi, Kelurahan Lesung Batang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin siang (29/06/2020) habis dilahap si jago merah.
Menurut Ahmad, selaku pemilik gudang, kejadian kebakaran ini diketahui dirinya sekitar pukul 13.00 Wib. Saat itu, dia sedang di rumah yang tidak jauh dari letak gudang.
“Sekitar jam 01.00 Wib lah aku tahunya, itu pun dikasih tahu dari anak kecil, katanya gudang abang terbakar,” ujar Ahmad saat diwawancara Rakyat Pos di tempat kejadian.
Ahmad tidak dapat menjelaskan dari mana api itu berasal. Sebab bila korsleting listrik, gudang tersebut pun tidak ada aliran listrik jika waktu siang hari.
“Tidak tahu dari mana api itu, kalau listrik konslet tidak ada aliran kalau siang. Cuma malam hari ada lampu dinyalakan,” katanya.
Mengenai kerugian materil akibat kebakaran ini, menurutnya sekitar Rp5 juta, karena di dalam gudang tersebut hanya berisi barang-barang bekas.
“Ini pun gudang barang bekas, ada motor, robin dan lain-lainnya. Sekitar Rp5 jutaan lah kalau dirincikan,” ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang tetangga Ahmad yang tinggal sangat dekat dengan gudang juga mengatakan hal sama. Dia tidak mengetahui darimana asal api tersebut. Saat itu dia yang berada di sebelah gudang sudah melihat api sangat besar sedang melahap gudang dua tingkat itu.
“Tidak tahu dari mana api, aku tekejut melihat api. Di atas api paling besar, untung petugas pemadam kebakaran langsung dating. Tidak jelas api ini dari mana, saya takut lihatnya, karena sebelahan dengan rumah kami,” ucap lelaki yang enggan disebutkan namanya ini.
Saat kejadian, ia mengaku sedang berbaring di dalam kamar. Lantas ada anak kecil yang teriak kebakaran. Saat dirinya keluar rumah, api ternyata sudah membesar dan dia pun langsung menuju kantor pemadam kebakaran yang berada sekitar 500 meter dari tempat kejadian.
“Saya lagi tidur, pas lihat api saya langsung ke pemadam kebakaran, ketemu di jalan karena dekat dan ternyata sudah ada yang melapor,” jelasnya.
Disamping itu, petugas pemadam kebakaran Pemerintah Kabupaten Belitung mengatakan bahwa saat petugas datang ke tempat kejadian api sudah besar dan sulit dikendalikan.
“Ada warga yang datang melaporkan kebakaran, saat itu api memang sudah besar. Kami datangkan dua mobil baru bisa dari depan dan belakang,” kata Hevra salah satu petugas pemadam kebakaran.
Saat dikonfirmasi mengenai penyebab kebakaran gudang itu, Havra pun tidak dapat menjelaskannya. Sebab, aliran listrik tidak ada.
“Tidak tahu dari mana api itu, soalnya kami datang sudah besar. Banyak kemungkinan jadi tidak tahu dari mana,” pungkasnya. (dod/1)

Related posts