Gubernur Tinjau Kebun Teh Tayu Jebus

  • Whatsapp
Gubernur Babel Erzaldi Rosman didampingi Kasat Pol PP, Yamoa, dan Kepala Bappeda Babel, Feri Insani, meninjau Kebun Teh Tayu, di Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat, Jumat (7/12/2018).(foto: ist).

JEBUS – Siapa bilang Tanah Bangka Belitung hanya bisa digali untuk tambang timah semata? Ternyata selain bisa untuk cocok tanam seperti Lada, Padi Sawah, Kepala Sawit, Karet, Sayur-sayuran dan jenis buah-buahan lainnya, tanah Bangka Belitung juga bisa ditanami Teh.

Bahkan kualitas tanaman teh di Negeri Serumpun Sebalai ini, lebih baik jika dibandingkan dengan daerah lainnya di Indonesia.

Untuk memastikan kebenaran itu, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, Jumat (7/12/2018), meninjau langsung keberadaan Kebun Teh milik keluarga Ko Aon yang berada di Dusun Tayu, Desa Ketap, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat.

Sebelum tiba dilokasi, Gubernur didampingi Kepala Bappeda Bangka Belitung Feri Insani dan Kasat Pol PP Bangka Belitung Yamoa, harus melewati jalan yang kondisinya berlubang dan berlumpur.

Namun, setelah tiba di perkebunan Teh yang lusnya sekitar 1 hektar itu, dan diterima keluarga Ko Aon, Gubernur nampak terkejut dan seakan tak percaya, ternyata di tanah yang bercampur timah, bisa hidup tanaman Teh.

Ko Aon menjelaskan dihadapan Gubernur Erzaldi menerangkan, Teh Tayu ini, sesuai nama Dusunnya Tayu, telah ada sejak ratusan tahun lalu, dan merupakan tanaman turun temurun dari keluarga atau leluhur mereka.

Singkat cerita, kata dia, tanaman teh yang berjumlah 2000 batang ini, ditanam kembali di area seluas kurang lebih 1 hektar.

Ia menyebutkan, Teh Tayu ini, rutin mereka panen setiap bulan sebanyak 3 kali. Teh tanpa bahan pengawet yang di bandrol per on seharga Rp300 ribu untuk yang halus, dan Rp150 ribu untuk yang kasar, memiliki sejumlah khasiat.

“Teh Tayu ini kami jual tanpa pengawet, alami, segar. Khasiatnya untuk kolesterol, darah tinggi, diet, dan lainnya. Untuk pemasarannya sudah se Bangka Belitung. Bahkan ada dari luar Bangka Belitung juga yang beli. Cuma kita tidak ada viralkan, jadi ini misalnya dari sales Pangkalpinang mereka ambil, bawa ke Pangkalpinang mereka jual lagi,” ungkap Ko Aon.

Ia berharap, kedatangan Gubernur yang meninjau langsung Kebun Teh Tayu milik mereka, bisa membantu, termasuk pemasaran/promosi, dan jalan akses dari desa menuju ke kebun.
Sementara Gubernur Erzaldi mengatakan, ini adalah peluang bisnis, terutama untuk UMKM sangat bagus. Pengelolaannya sangat sederhana, dan teh ini mempunyai nilai jual yang baik.

“Khasiat teh ini, menurunkan kolestrol, darah tinggi, diet. Jadi, kita mau Teh Tayu ini, kedepan kita bina. Nanti akan saya sampaikan ke Dinas Koperasi dan UMKM untuk menurunkan petugas disini, pecking kita perbaiki, sertifikati halal dan lain sebagainya kita munculkan,” janji Gubernur.

Apalagi hasil lab juga sudah ada, yaitu dari komite akreditasi nasional labolatorium penguji. “Teh ini, saya yakin bisa bersaing dengan teh-teh lainnya,” ujar Gubernur.

“Saya bersyukur hari ini, diundang kawan-kawan dari Petani Teh Tayu dengan kondisi jalan yang sangat luar biasa kurang baiknya. Jalan ini juga mereka minta diperhatikan. Mudah- mudahan dua-duanya kita perhatikan, baik jalan menempuh ke kebun teh ini maupun pembinaan perkebunan ini,” kata Gubernur.(rell/3)

Related posts