Gubernur tak Bisa Naikkan Harga Lada

  • Whatsapp
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan. (Foto: Ist)

PANGKALPINANG- Harga lada putih di Provinsi Bangka Belitung (Babel) kian hari semakin anjlok. Bahkan saat ini, harga lada tak sampai Rp50.000 lagi yakni berada di kisaran Rp 48.000 – Rp 49.000 per kilogram.

Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman, mengatakan dirinya tidak bisa menaikkan harga lada. Soal harga lada anjlok bukan lagi masalah Provinsi Babel atau Indonesia semata. Menurutnya, harga lada dipengaruhi oleh pasar dunia.

“Harga ini ditentukan pasar global, langkah yang diambil sudah jelas. Kita melakukan berbagai upaya, tapi pasar bergantung supplay demand di pasaran dunia,” kata Erzaldi kepada wartawan, Rabu (7/8/2019).

Pemprov Babel, sebutnya sudah berupaya dengan menaikan level lada dan mencari pembeli langsung melalui sistem resi gudang yang langsung berhubung dengan buyer. Namun, kata dia, belum semua petani menggunakan sistem resi gudang.

Selain itu, menurut Erzaldi, penggunaan teknologi sudah dilakukan, dimana Dinas Pertanian gencar melakukan sosialisasi mengenai proses pengolahan lada yang baik dan benar, mulai dari pembibitan, pupuk, hingga pasca panen.(nov/6)

Related posts